Pengaruh Kepadatan Tebar Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Pada Budidaya Kerang Darah (Anadara granosa)

Robintang Sinaga, (NIM. 2061911034) (2026) Pengaruh Kepadatan Tebar Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Pada Budidaya Kerang Darah (Anadara granosa). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (696kB)

Abstract

Kerang darah (Anadara granosa) merupakan salah satu dari komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Budidaya kerang darah dinilai jauh lebih berkelanjutan daripada komoditas perikanan yang lain karena tidak memerlukan adanya pakan buatan, dengan mengandalkan pakan alami seperti fitoplankton, serta memiliki peran ekologis di dalam menjaga kualitas perairan. Akan tetapi, keberhasilan budidaya kerang darah sangat tergantung pada faktor teknis, yaitu kepadatan tebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kerang darah. Penelitian ini menggunakan kerang darah dengan berat per ekor sekitar 2,57 gram yang berasal dari pembudidaya di Tanjung Punai. Dalam penelitian ini, metode yang dilakukan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu Perlakuan A padat tebar 50 ekor/petak, Perlakuan B padat tebar 100 ekor/petak, dan Perlakuan C padat tebar 150 ekor/petak dengan luas petak yang dilakukan pada setiap perlakuan sebesar 100 x 100 cm serta masa pemeliharaan selama 60 hari. Parameter yang diukur meliputi laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan kepadatan tebar berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup kerang darah di Desa Tanjung Punai Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat. Kepadatan penebaran yang optimal untuk pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup kerang darah adalah 100 ekor/petak yang menghasilkan laju pertumbuhan sebesar 4,43 gram dan tingkat kelangsungan hidup mencapai 68%.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: kerang darah, padat penebaran, pertumbuhan, kelangsungan hidup
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AKUAKULTUR > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Suci Rhomana Sari
Date Deposited: 31 Mar 2026 07:27
Last Modified: 31 Mar 2026 07:27
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13487

Actions (login required)

View Item View Item