Alya Nurhaliza, (NIM. 2012111032) (2026) Pertumbuhan seedling anggrek hitam (Coelogyne pandurata) in vitro pada media mengandung berbagai ekstrak buah dan zat pengatur tumbuh. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (638kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (387kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (365kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (768kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (324kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (755kB) |
Abstract
Perbanyakan tanaman anggrek dapat dilakukan secara konvensional maupun secara kultur jaringan (in vitro). Peningkatan pertumbuhan tanaman anggrek secara kultur jaringan (in vitro) dapat dilakukan dengan memodifikasi media kultur dengan penambahan bahan organik sebagai sumber nutrisi tambahan. Perbanyakan anggrek hitam (Coelogyne pandurata) secara in vitro dengan penambahan berbagai ekstrak buah dan zat pengatur tumbuh (ZPT) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman anggrek. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis ekstrak buah, ZPT, serta kombinasi keduanya yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan anggrek hitam secara in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Laboratorium Kultur Jaringan, Universitas Bangka Belitung, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor, yaitu ZPT (tanpa ZPT (A0), NAA 1 ppm(A1), dan BAP 1 ppm(A2)) serta ekstrak buah (tomat(B1), jagung manis(B2), dan jeruk (B3) dengan masing-masing 200 g/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT berpengaruh nyata terhadap panjang tunas, panjang akar, jumlah tunas, dan jumlah akar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman maupun jumlah daun. Sementara itu, ekstrak buah tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh peubah yang diamati. Kombinasi kedua faktor memberikan pengaruh nyata terhadap panjang akar dan jumlah akar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang tunas, jumlah tunas, dan jumlah daun. Kombinasi terbaik diperoleh pada perlakuan ekstrak tomat 200 g/L + NAA 1 ppm (A1B1), yang menghasilkan pertumbuhan seedling paling optimal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | coelogyne pandurata, kultur jaringan, multipikasi, murrasighe & skoog |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) S Pertanian > SB Plant culture |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 06:56 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 06:56 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
