Efektivitas Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera) Dengan Dosis Berbeda Sebagai Biokoagulan Dalam Pengolahan Air Limbah Ikan Lele

Riko, (NIM. 2062111022) (2026) Efektivitas Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera) Dengan Dosis Berbeda Sebagai Biokoagulan Dalam Pengolahan Air Limbah Ikan Lele. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan ekstrak biji kelor (Moringa oleifera) sebagai biokoagulan alami dalam meningkatkan kualitas air limbah budidaya ikan Lele (Clarias sp.). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan, meliputi kontrol negatif (tanpa perlakuan), kontrol positif (tawas 10 mL/100 mL air limbah), serta perlakuan ekstrak biji kelor dengan konsentrasi 40 mL, 80 mL, dan 160 mL per 100 mL air limbah. Parameter yang diuji mencakup amonia, nitrit, nitrat, TDS, kekeruhan, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 80 mL (P2) merupakan perlakuan paling efektif, ditandai dengan penurunan signifikan kadar amonia (0,49 mg/L), nitrat (0,07 mg/L), TDS (218 mg/L), serta peningkatan pH menuju kondisi netral (7,08). Sementara itu, dosis 40 mL (P1) lebih unggul dalam menurunkan kadar nitrit dan kekeruhan. Secara keseluruhan, pemanfaatan ekstrak biji kelor terbukti mampu memperbaiki kualitas air limbah ikan lele hingga memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Temuan ini mengindikasikan bahwa biji kelor dapat menjadi alternatif koagulan alami yang ramah lingkungan untuk pengolahan limbah perikanan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Moringa oleifera, biokoagulan, limbah ikan lele, kualitas air
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AKUAKULTUR > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Suci Rhomana Sari
Date Deposited: 16 Mar 2026 01:42
Last Modified: 16 Mar 2026 01:42
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13268

Actions (login required)

View Item View Item