Penentuan tingkat kerusakan buah kopi akibat serangan hama penggerek buah kopi (hypothenemeus hampei ferrari) di Kabupaten Bangka Tengah.

Zulkipli, (NIM. 2012111068) (2026) Penentuan tingkat kerusakan buah kopi akibat serangan hama penggerek buah kopi (hypothenemeus hampei ferrari) di Kabupaten Bangka Tengah. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (416kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (893kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Komoditas tanaman kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan dalam perekonomian Indonesia. Tahun 2023 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memproduksi kopi 23,72 ton, dan pada tahun berikutnya terjadi penurunan menjadi 0,1 ton. Penurunan produksi kopi terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah serangan hama. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Tingkat serangan dan Tingkat kerusakan buah kopi akibat serangan hama PBKo. Penelitian ini menggunakan metode eksploasi lapangan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah yang terdata memiliki perkebunan kopi. Buah kopi yang dipetik adalah buah kopi yang sudah mulai mengeras yang terdiri dari 3 tingkat kematangan, yaitu tingkat kematangan hijau, kuning, dan merah. Total sampel buah kopi yang diambil adalah sebanyak 7.500 buah kopi, lalu dilakukan pengamatan dengan membelah buah kopi guna menentukan tingkat kerusakan buah kopi akibat serangan hama PBKo. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa persentase serangan tertinggi terdapat pada Desa Puput (28,8%) dan persentase serangan terendah terdapat pada Desa Celuak (3,3%). Intensitas serangan hama PBKo tertinggi terdapat pada Desa Puput (11,3%) dan intensitas serangan hama terendah terdapat pada Desa Celuak (1,7%). Rata-rata pesentase serangan hama penggerek buah kopi di Kabupaten Bangka Tengah sebesar 20,84% dan rata-rata intensitas serangan sebesar 7,58% termasuk dalam kategori ringan, diberi skor 1. Buah kopi pada Tingkat kematangan merah memiliki Tingkat serangan dan Tingkat kerusakan tertinggi, maka dari itu perlu pengendalian buah kopi sebelum masuk periode berbuah dengan menggunakan perangkap antraktan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: persentase serangan, intensitas serangan, tingkat kerusakan, buah kopi, hama PBKo.
Subjects: S Pertanian > S Pertanian (Umum)
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 16 Mar 2026 07:04
Last Modified: 16 Mar 2026 07:04
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13190

Actions (login required)

View Item View Item