Yulistia Akbari, (NIM. 4032411016) (2026) Perlindungan profesi guru dari tuntutan tindak pidana kekerasan dalam pendisiplinan peserta didik melalui pendekatan keadilan restoratif. Masters thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (806kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (769kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (699kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
Abstract
Pendisiplinan peserta didik merupakan bagian dari fungsi pedagogis dalam menjaga ketertiban dan efektivitas proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, tindakan pendisiplinan tersebut kerap menghadapi risiko pidana yang menimbulkan ketidakpastian dan kerentanan hukum bagi profesi guru. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kewajiban profesional guru, perlindungan hak anak, dan penerapan hukum pidana. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang menempatkan hukum pidana sebagai ultimum remedium serta mengedepankan keadilan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batasan tindakan pendisiplinan yang sah secara hukum bagi guru serta merumuskan model perlindungan profesi guru dari tuntutan tindak pidana kekerasan melalui pendekatan keadilan restoratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan melalui analisis yurisprudensi terhadap putusan pengadilan yang berkaitan dengan pendisiplinan guru. Hasil penelitian, pertama merumuskan beberapa batasan yang sah suatu tindakan guru dalam pendisiplinan terhadap peserta didik. Batasan tersebut menjadi acuan untuk memilah tindakan-tindakan pendisiplinan guru yang masih dalam ranah pedadogis. Kedua, penelitian ini menjelaskan ruang lingkup keadilan restoratif dan prinsip ultimum remedium dalam pencegahan terjadinya tuntutan tindak pidana kekerasan ketika melakukan pendisiplinan. Ketiga, penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan profesi guru dapat dibangun melalui dua aspek, yaitu: pencegahan dan penanggulangan penuntutan pidana, dengan menempatkan hukum pidana sebagai ultimum remedium. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam relasi pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendisiplinan guru; Keadilan restoratif; Ultimum remedium |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > MAGISTER HUKUM > TESIS |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 04:22 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 04:22 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13111 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
