Tessya Safita, (NIM. 4032411015) (2026) Efektivitas pola pembinaan anak residivis di lembaga pembinaan khusus anak kelas II Pangkalpinang. Masters thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (884kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (494kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (700kB) |
Abstract
Pembinaan terhadap anak residivis merupakan isu krusial dalam sistem peradilan pidana anak karena berkaitan langsung dengan tujuan rehabilitasi, pencegahan pengulangan tindak pidana, dan reintegrasi sosial. Meskipun secara normatif peraturan perundang-undangan di Indonesia telah mengadopsi pendekatan keadilan restoratif dan rehabilitatif, implementasi pembinaan anak residivis di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas hukum dalam penerapan pola pembinaan terhadap anak residivis di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang serta menelaah efektivitas kebijakan preventif dalam mencegah residivisme anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual dengan data yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan di LPKA Kelas II Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas hukum dalam pembinaan anak residivis belum berjalan secara optimal karena pola pembinaan masih bersifat umum dan belum berbasis asesmen individual, sehingga belum sejalan dengan prinsip individualization of punishment dan treatment-oriented punishment dalam kajian penologi. Selain itu, kebijakan preventif dalam mencegah residivisme anak juga belum efektif akibat keterbatasan pada aspek substansi kebijakan, kapasitas aparat pembina, sarana dan prasarana, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat. Ditinjau dari teori efektivitas hukum, faktor substansi hukum, struktur penegak hukum, sarana pendukung, masyarakat, dan budaya hukum belum berfungsi secara sinergis, yang berdampak pada belum tercapainya tujuan rehabilitasi dan pencegahan residivisme secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan pola pembinaan dan kebijakan preventif yang adaptif berbasis asesmen individual, penguatan kapasitas petugas pembina, peningkatan sarana pendukung, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat guna mewujudkan sistem pembinaan anak yang rehabilitatif, humanis, dan berkeadilan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas hukum; Anak residivis; LPKA; Pembinaan anak; Penologi |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > MAGISTER HUKUM > TESIS |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 08:53 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 08:53 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13101 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
