Sekar Erlindah, (NIM. 4032411011) (2026) Akta autentik sebagai alat bukti dalam perlawanan pihak ketiga atas eksekusi jaminan fidusia. Masters thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (513kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (566kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (395kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (816kB) |
Abstract
Perkembangan praktik pembiayaan berbasis jaminan fidusia dalam kegiatan ekonomi modern tidak terlepas dari risiko hukum, khususnya ketika objek jaminan fidusia digunakan oleh debitur dalam tindak pidana dan kemudian disita atau dirampas untuk negara. Kondisi ini menimbulkan persoalan yuridis yang kompleks karena terjadi pertemuan antara rezim hukum perdata dan hukum pidana, yang dalam praktiknya kerap mengabaikan hak kebendaan kreditur sebagai pihak ketiga yang beritikad baik. Ketidakjelasan mekanisme perlindungan hukum tersebut berimplikasi pada terganggunya kepastian hukum dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi hukum pembuktian dalam perkara perdata, mengkaji mekanisme hukum acara dalam upaya hukum derden verzet atas objek jaminan fidusia, serta menegaskan kedudukan akta autentik sebagai alat bukti utama dalam perlawanan pihak ketiga terhadap eksekusi jaminan fidusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta jaminan fidusia yang dibuat dalam bentuk akta autentik memiliki kekuatan pembuktian sempurna dan berfungsi sebagai instrumen kepastian hukum serta perlindungan hukum bagi kreditur sebagai pemilik yuridis atas objek jaminan fidusia. Namun, dalam praktik peradilan, penerapan upaya hukum derden verzet masih menunjukkan perbedaan penafsiran, terutama ketika eksekusi objek jaminan fidusia berkaitan dengan perkara pidana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penegasan normatif mengenai kedudukan akta autentik dan mekanisme derden verzet dalam sengketa jaminan fidusia guna menjamin perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi kreditur sebagai pihak ketiga beritikad baik, serta untuk mencegah terjadinya perampasan hak kebendaan secara tidak proporsional dalam proses penegakan hukum pidana.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akta autentik; Jaminan fidusia; Derden verzet; Alat bukti perdata; Perlindungan hukum kreditur |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > MAGISTER HUKUM > TESIS |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 08:52 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 08:52 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/13099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
