Witara, (NIM. 2012111058) (2025) Pertumbuhan dan hasil berbagai genotipe kacang tanah lokal bangka dengan aplikasi mulsa organik di lahan ultisol. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (832kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (391kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (676kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (255kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (310kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Karakteristik lahan ultisol yang masam dan kurang subur menjadi tantangan dalam budidaya kacang tanah. Peningkatan produksi tanaman kacang tanah dapat dilakukan dengan budidaya pada lahan ultisol dengan pemberian mulsa organik dan penggunaan varietas benih unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon berbagai genotipe kacang tanah lokal Bangka terhadap pemberian mulsa organik pada lahan ultisol. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan dan Penelitian, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Petak Terbagi. Petak utama adalah mulsa organik (M0: tanpa mulsa, M1: sekam padi, M2: serbuk gergaji) dan anak petak adalah genotipe kacang tanah lokal Bangka (V1: Matras, V2: Aik Ketimbai 1, V3: Aik Ketimbai 2, V4: Arung Dalam). Penelitian ini menggunakan Analysis of Varians dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test ada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe kacang tanah lokal Bangka berpengaruh sangat nyata terhadap bobot basah tajuk dan bobot basah akar. Pemberian mulsa organik berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap variabel pertumbuhan dan hasil, seperti tinggi tanaman, jumlah daun, bobot polong, jumlah polong, bobot biji per tanaman, dan bobot 100 biji. Interaksi antara genotipe dan mulsa organik tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati, tetapi kombinasi jenis genotipe Aik Ketimbai 2 dan mulsa organik sekam padi merupakan kombinasi yang memberikan hasil lebih baik bagi produksi tanaman kacang tanah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | genotipe lokal, kacang tanah, mulsa organik, produksi, lahan ultisol |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 06:51 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 06:51 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12949 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
