Rattri Pramudita, (NIM. 5012111015) (2025) Industri tambak udang dan masyarakat risiko di desa Tanjung Kelumpang Kabupaten Belitung Timur. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (545kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (667kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (109kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (523kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pertumbuhan industri tambak udang menimbulkan persoalan sosial dan ekologis yang berdampak pada kehidupan masyarakat pesisir. Penelitian ini merumuskan permasalahan mengenai bentuk risiko sosial, ekonomi, risiko ekologis dan psikologis akibat limbah industri tambak udang yang terjadi pada masyarakat yang berdampingan dengan industri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak limbah tambak udang dan menjelaskan mekanisme risiko yang terbentuk di dalamnya. Penelitian ini menggunakan teori Masyarakat Risiko Ulrich Beck untuk memahami bagaimana risiko modern muncul, menyebar, dan kembali kepada penciptanya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap masyarakat serta pelaku industri tambak udang. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan kerangka teori Beck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas tambak udang menimbulkan risiko ekologis berupa pencemaran laut dan kerusakan ekosistem mangrove. Secara sosial, masyarakat mengalami pergeseran mata pencaharian dari nelayan menjadi buruh tambak dengan pendapatan rendah, sedangkan risiko ekonomi muncul dari ketimpangan distribusi keuntungan antara pemilik modal dan warga lokal. Selain itu, limbah tambak memunculkan risiko psikologis berupa kecemasan terhadap masa depan lingkungan. Fenomena ini menggambarkan efek bumerang ketika pencemaran yang dilakukan justru merugikan pelaku tambak sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernisasi industri tanpa kesadaran ekologis menciptakan risiko multidimensi yang mengancam keberlanjutan sosial dan lingkungan masyarakat pesisir.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tambak udang; Masyarakat risiko; Modernisasi refleksif; Efek bumerang |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 03:07 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 03:07 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
