Putri Fenia Lestara, (NIM. 2062111047) (2025) Lama Fermentasi Limbah Kulit Nanas yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (905kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (699kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (472kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (514kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pakan ikan merupakan hal penting dalam usaha budidaya ikan sebagai nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan ikan. Salah satu pakan alternatif untuk pakan ikan yaitu maggot black soldier fly karena kandungan protein tinggi terkandung didalamnya. Maggot dapat mengurai limbah organik seperti kulit nanas yang masih belum termanfaatkan. Hermetia ilIucens atau yang biasa dikenal dengan lalat tentara hitam black soldier fly memiliki fase siklus hidup yang menghasilkan larva yang biasa disebut dengan maggot. Pertumbuhan maggot sangat dipengaruhi oleh nutrisi pada media pakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis dan kombinasi bahan organik terbaik terhadap pertumbuhan maggot. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan empat perlakuan 3 ulangan dengan fermentasi hari yang berbeda-beda yaitu 5, 7 dan 9 hari. Pertumbuhan maggot dapat dilihat dari pertambahan panjang dan berat maggot yang didapatkan selama 21 hari masa pembudidayan dengan pakan hari yang berbeda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil perlakuan P3(0,50) gram pada bobot maggot dan P4(1,01) gram pada Panjang maggot memberikan pertumbuhan yang terbaik bagi maggot, sedangkan P1(0,20) gram pada bobot maggot dan P1(0,54) cm pada panjang maggot memberikan pertumbuhan maggot yang rendah. Peubah yang diukur diantaranya Panjang maggot (cm), berat maggot (g), suhu (°C), pH. Suhu pada penelitian ini optimal untuk pertumbuhan maggot yaitu berkisar antara 28-30ºC, sedangkan hasil pengamatan pH menunjukkan hasil yang terlalu asam kisaran 3-4, namun pada kondisi ini maggot tetap dapat hidup dan berkembang. Maggot merupakan larva serangga black soldier fly (Hermetia illusence) yang dapat mengkonversi material organik menjadi biomassanya. Salah satu keunggulan maggot adalah dapat diproduksi dalam berbagai ukuran, sesuai dengan kebutuhan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Maggot, Fermentasi, Limbah Kulit Nanas, Suhu, pH, Pakan hari yang berbeda |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) S Pertanian > SB Plant culture S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AKUAKULTUR > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Suci Rhomana Sari |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:43 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:43 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12744 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
