Nabila Aulia Fatihah, (NIM. 2012111045) (2025) Implementasi pertanian organik menggunakan berbagai jenis pupuk organik padat dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (854kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (299kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (358kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (686kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (332kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pertanian organik adalah sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, memanfaatkan sumber daya alam seperti pupuk organik padat dan cair untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai jenis pupuk organik padat (kotoran sapi, kotoran ayam, dan kompos) serta pupuk organik cair (kulit nanas, ampas tebu, dan limbah sayuran) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung dengan menggunakan Split Plot Design. Plot utamanya adalah kontrol (anorganik), pupuk organik cair kulit nanas, pupuk organik cair ampas tebu dan pupuk organik cair limbah nabati. Pupuk organik padat kotoran sapi, pupuk organik padat kotoran ayam, kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair kulit nanas (P1) memiliki pengaruh paling signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, antara lain tinggi tanaman (28,27 cm), jumlah bunga (13,27), berat polong (22,90 g), dan berat biji (11,79 g). Pupuk organik padat kotoran ayam (K2) juga memberikan efek yang signifikan pada perlakuan lain, yang ditandai dengan berat benih tertinggi (10,84 g) dan jumlah polong dan biji yang lebih tinggi per tanaman. Interaksi antara P1 dan K2 menunjukkan hasil terbaik dengan persentase polong dewasa mencapai 99% dan berat biji 13,90 g. Pengolahan pupuk organik cair kulit nanas dan pupuk organik padat kotoran ayam mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai dalam pertanian organik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pertanian organik, pupuk organik cair, pupuk organik padat, kedelai |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 08:39 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 08:39 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12641 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
