Ika Nuraini, (NIM. 2012111013) (2025) Respon pertumbuhan serai wangi dengan berbagai dosis NPK dan pupuk kandang ayam di lahan ultisol. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (542kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (357kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (472kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (274kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Registered users only Download (334kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (973kB) |
Abstract
Serai wangi merupakan tanaman aromatik penghasil minyak atsiri yang bernilai ekonomis. Serai wangi bisa tumbuh dengan baik pada kondisi lahan yang kurang subur, seperti lahan ultisol. Lahan ultisol dikenal lahan yang minim unsur hara, salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk terbaik terhadap pertumbuhan serai wangi di lahan ultisol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2025 di Kebun Percobaan dan Penelitian (KP2) Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam (A1) 10 ton/ha, (A2) 20 ton/ha, dan (A3) 30 ton/ha. Faktor kedua dosis pupuk NPK (N1) 100 kg/ha, (N2) 200 kg/ha, dan (N3) 300 kg/ha. Kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi dan diulang sebanyak 3 kali. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis sidik ragam (Anova). Berdasarkan hasil analisis sidik ragam pemberian dosis pupuk NPK maupun pupuk kandang ayam tidak berpengaruh terhadap semua peubah pengamatan. Hal tersebut mengindikasikan kedua jenis pupuk tersebut tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan serai wangi pada lahan ultisol. Dosis pupuk NPK 100 kg/ha adalah dosis terbaik untuk pertumbuhan serai wangi. Dosis pupuk kandang ayam 10 ton/ha adalah dosis terbaik untuk pertumbuhan serai wangi. Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara pupuk NPK dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan serai wangi di lahan ultisol.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lahan marginal, minyak atsiri, pupuk organik, pupuk anorganik, tanaman aromatik |
| Subjects: | S Pertanian > S Pertanian (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > AGROTEKNOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 08:32 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 08:32 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12632 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
