Analisis dan peramalan tingkat inflasi di Indonesia

Revi Anggreni, (NIM. 3032111008) (2025) Analisis dan peramalan tingkat inflasi di Indonesia. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (496kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (614kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (13MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (451kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peramalan tingkat inflasi di Indonesia untuk periode Januari 2025 hingga Desember 2027. Metode analisis yang digunakan adalah metode SARIMA (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average). Data yang digunakan merupakan data inflasi bulanan dari 34 provinsi di Indonesia yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan rentang waktu Januari 2020 hingga Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap wilayah memiliki pola inflasi yang berbeda-beda, sehingga model SARIMA yang digunakan pun bervariasi. Beberapa wilayah menunjukkan pola musiman yang kuat, terutama pada lag ke-12. Berdasarkan hasil analisis, Provinsi Papua dan Maluku menunjukkan tingkat inflasi bulanan yang cenderung lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya, sedangkan provinsi seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat cenderung memiliki tingkat inflasi yang lebih stabil dan rendah. Perbandingan tingkat inflasi antarwilayah setiap bulannya mengindikasikan adanya ketimpangan regional yang dipengaruhi oleh faktor struktural dan musiman. Model SARIMA terbaik dari masing-masing wilayah digunakan untuk meramalkan inflasi selama tiga tahun ke depan. Hasil peramalan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran dalam mengendalikan inflasi nasional.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: peramalan, SARIMA, inflasi, Indonesia
Subjects: H Ilmu Sosial > HB Teori Ekonomi
H Ilmu Sosial > HC Sejarah dan Kondisi Ekonomi
Divisions: FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS > EKONOMI > SKRIPSI
Depositing User: Mrs Nia Erawati
Date Deposited: 30 Dec 2025 08:51
Last Modified: 30 Dec 2025 08:51
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12627

Actions (login required)

View Item View Item