Proses sosial terbentuknya harmonisasi etnis Tionghoa dan etnis Melayu di Kota Sungailiat

Reysia Putri Maisahrani, (NIM. 5012111058) (2025) Proses sosial terbentuknya harmonisasi etnis Tionghoa dan etnis Melayu di Kota Sungailiat. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (684kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (858kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (648kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (648kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses sosial terbentuknya harmonisasi antara etnis Tionghoa dan etnis Melayu di Kota Sungailiat, Bangka. Harmonisasi antar etnis di wilayah ini merupakan fenomena sosial yang unik, mengingat latar belakang historis, kultural, dan keagamaan yang berbeda antara kedua kelompok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode historis. Secara teoritik, penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional AGIL dari Talcott Parsons untuk menganalisis dimensi fungsi sosial yang menopang keberlanjutan harmonisasi tersebut. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, aparat pemerintah, dan warga dari kedua etnis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi terbentuk melalui proses panjang yang melibatkan faktor historis seperti kolonialisme, pertambangan timah, dan migrasi etnis, serta diperkuat oleh interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari seperti kegiatan ekonomi bersama, perayaan budaya, dan pendidikan multietnis. Melalui analisis AGIL, teridentifikasi bahwa adaptasi (A), pencapaian tujuan (G), integrasi (I), dan pelestarian nilai budaya (L) berjalan secara fungsional dalam menjaga kohesi sosial antar kelompok etnis. Harmonisasi etnis di Kota Sungailiat dapat dipahami sebagai konstruksi sosial yang historis dan dinamis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami serta menjaga keberagaman dan kohesi sosial di masyarakat multikultural.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Etnis; Harmonisasi; Struktural Fungsionalisme
Subjects: H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum)
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 22 Aug 2025 08:14
Last Modified: 22 Aug 2025 08:14
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12479

Actions (login required)

View Item View Item