Praktik kekuasaan dan pengetahuan dalam pelaksanaan tradisi festival Kenango di Kabupaten Bangka

Abih Sanjaya, (NIM. 5012111047) (2025) Praktik kekuasaan dan pengetahuan dalam pelaksanaan tradisi festival Kenango di Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (512kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (534kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (577kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Festival Kenango merupakan tradisi budaya dalam perayaan 1 muharam di Kelurahan Kenanga yang mengalami perubahan bentuk pelaksanaan akibat dari pengaruh kekuasaan yang bekerja secara halus dalam kehidupan masyarakat. Perubahan ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana kekuasaan bekerja dalam pengelolaan tradisi dengan menggunakan pisau analisis teori governmentality Michel Foucault. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kekuasaan dan pengetahuan dalam pelaksanaan Festival Kenango. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara mendalam. Hasil Penelitian menunjukkan tiga mekanisme utama dalam praktik governmentality. Pertama, aturan muncul dari aturan formal dan nilai lokal yang menjadi dasar pengambilan keputusan masyarakat. Kedua, pengawasan hadir melalui Pemerintah secara tidak langsung serta melalui pandangan masyarakat itu sendiri. Ketiga pengalihan tanggung jawab sosial tanpa intervensi langsung dari Pemerintah tampak saat masyarakat melakukan musyawarah. Ketiganya berdialektika dan membentuk kondisi di mana masyarakat terdorong untuk mengatur diri sendiri berdasarkan pengetahuan lokal yang berangkat dari norma serta nilai yang telah diinternalisasi. Festival Kenango menjadi contoh konkret bagaimana governmentality bekerja dalam praktik budaya lokal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kekuasaan; Governmentality; Festival Kenango
Subjects: H Ilmu Sosial > HN Sejarah dan Kondisi Sosial. Masalah Sosial. Reformasi Sosial
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 25 Aug 2025 02:40
Last Modified: 25 Aug 2025 02:40
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/12167

Actions (login required)

View Item View Item