Peran jaksa penuntut umum dalam implementasi pemenuhan hak restitusi anak korban tindak pidana kekerasan seksual (Putusan Nomor : 229/Pid.Sus/2024/PN Pgp)

Tiara Angelina Putri, (NIM. 4012111127) (2025) Peran jaksa penuntut umum dalam implementasi pemenuhan hak restitusi anak korban tindak pidana kekerasan seksual (Putusan Nomor : 229/Pid.Sus/2024/PN Pgp). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (662kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Hak restitusi anak korban merupakan mekanisme hukum yang memberikan hak kepada anak yang menjadi korban tindak pidana untuk menerima ganti rugi dari pelaku. Ini bertujuan untuk memulihkan kondisi anak, baik secara fisik maupun psikologis, serta memastikan pelaku menyadari dampak dari tindakan mereka. Hak restitusi bagi anak korban tindak pidana adalah hak untuk mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang dialami akibat tindakan kriminal. Ini termasuk pengembalian harta benda, pembayaran ganti rugi, dan kompensasi untuk penderitaan yang dialami. Hak restitusi bagi anak korban tindak pidana merupakan aspek penting dalam sistem peradilan yang bertujuan untuk memberikan keadilan dan pemulihan. Namun, tantangan dalam pelaksanaannya perlu diatasi agar anak korban dapat benar-benar mendapatkan hak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifkah peran jaksa dalam melakukan pemenuhan hak restitusi pada anak korban tindak pidana dan dalam mengambil keputusan apakah jaksa melaksanakannya sesuai dengan undang-undang, metode yang digunakan menggunakan metode yuridis empiris dengan melakukan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah anak yang masih dibawah umur telah menjadi sebuah anak korban dalam suatu perkara tindak pidana maka pihak keluarga dapat menuntut pihak terdakwa membayar restitusi yang dimana restitusi ini berupa ganti kerugian yang telah dialami oleh anak korban tersebut, adapun secara keseluruhan dari penelitian ini untuk mengajukan sebuah restitusi sudah ada dengan implementasinya masih menghadapi banyak rintangan di tingkat operasional dengan implementasi peran jaksa penuntut umum dalam pemenuhan hak restitusi sangat bergantung pada peningkatan kapasitas jaksa penuntut umum maka perbaikan yang lebih komprehensif terhadap korban dan keluarganya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Jaksa Penuntut Umum; Restitusi; Anak Korban
Subjects: K Hukum > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 22 Aug 2025 02:54
Last Modified: 22 Aug 2025 02:54
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/11880

Actions (login required)

View Item View Item