Maharani Cahyanti, (NIM. 4032311013) (2025) Implementasi pengawasan restoratif justice terhadap pelaku tindak pidana zina pada Kejaksaan Negeri Bangka Tengah. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
![]() |
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (539kB) |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (621kB) |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
Abstract
Penerapan Restorative Justice (RJ) sebagai pendekatan alternatif dalam penyelesaian perkara pidana telah menjadi bagian dari upaya penegakan hukum yang lebih humanis, termasuk pada kasus tindak pidana zina. RJ bertujuan untuk mencapai perdamaian antara pelaku dan korban serta memulihkan hubungan sosial dalam masyarakat. Pada praktiknya, pelaksanaan RJ kerap menghadapi tantangan, terutama dalam aspek pengawasan pasca-kesepakatan. Di Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, pengawasan terhadap pelaksanaan RJ pada kasus tindak pidana zina dinilai belum optimal, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas RJ sebagai mekanisme pemulihan konflik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan dan mekanisme Restorative Justice (RJ) serta implementasi pengawasannya terhadap pelaku tindak pidana zina pada Kejaksaan Negeri Bangka Tengah. Kajian ini berangkat dari fakta bahwa penerapan RJ, yang berorientasi pada penyelesaian konflik secara damai dan pemulihan hubungan sosial, sering kali belum diikuti oleh sistem pengawasan yang efektif. Dengan menggunakan metode jenis penelitian empiris dan menggunakan pendekatan kontekstual, komparatif, dan peraturan perundang-undangan dan menganalisis melalui teori pengawasan dan efektivitas hukum, penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan RJ dalam kasus tindak pidana zina melibatkan mediasi antara pelaku, korban, keluarga, serta tokoh agama, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan RI No. 15 Tahun 2020. Namun, penerapan pengawasan pasca-kesepakatan damai cenderung minim sehingga menimbulkan potensi pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dicapai. Untuk itu, penelitian ini merekomendasikan pembentukan standar operasional prosedur (SOP) yang rinci, tim pengawasan khusus, dan penguatan regulasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan RJ. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya optimalisasi penerapan keadilan restoratif untuk menciptakan harmoni sosial dan menegakkan prinsip keadilan substantif.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Restorative Justice; Tindak Pidana Zina; Pengawasan; Kejaksaan Negeri |
Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
Divisions: | FAKULTAS HUKUM > MAGISTER HUKUM > TESIS |
Depositing User: | Darma - |
Date Deposited: | 22 Aug 2025 02:01 |
Last Modified: | 22 Aug 2025 02:01 |
URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/11859 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |