Yesi Crystiyanti Hangelina BR Lingga, (NIM. 1032111040) (2025) Evaluasi Safety Maturity Level dengan Metode Saaty di Tambang PT Mitra Stania Prima, Desa Cit/Mapur, Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
![]() |
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (686kB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (475kB) |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (952kB) |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (361kB) |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Safety Maturity Level merupakan metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur seberapa besar perusahaan atau organisasi mengimplementasikan aspek-aspek budaya keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Penelitian ini mengevaluasi tingkat Safety Maturity Level di lingkungan pertambangan dengan metode Saaty (Analytical Hierarchy Process) untuk menentukan faktor prioritas secara objektif dan terukur. Penelitian ini menilai tingkat maturitas keselamatan di PT. Mitra Stania Prima, sebuah perusahaan pertambangan timah yang melakukan pengukuran maturitas mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.10.K/MB.01/DJB.T/2023. Indikator penilaian ini meliputi Partisipasi Pekerja Tambang 0,134 (Proaktif), Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja 0,296 (Proaktif), Analisis Dan Statistik Kecelakaan, Penyakit Akibat Kerja, Kejadian Akibat Penyakit Tenaga Kerja Dan Kejadian Berbahaya 0,164 (Terencana), dan UpayaUpaya Pengendalian 0,216 (Terencana). Hasil penelitian menunjukkan total capaian 0,806, yang menempatkan PT. Mitra Stania Prima pada tingkat 4 (Proaktif). Faktor yang paling mempengaruhi yaitu Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja dengan nilai eigen value 0,44 dan Upaya-Upaya Pengendalian nilai eigen value 0,39. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kematangan keselamatan berada pada level proaktif dengan nilai 0,81. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan nilai sebanyak 0,09 agar mencapai nilai 1 (resilent), melalui penguatan pada kriteria seperti control temuan audit SMKP, pendokumentasian berbasis digital, melibatkan vendor dalam peningkatan Safety Maturity Level.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Analytical Hierarchy Process (Saaty), Budaya Keselamatan, dan Safety Maturity Level |
Subjects: | T Teknologi > TN Teknik Pertambangan. Metalurgi |
Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK PERTAMBANGAN > SKRIPSI |
Depositing User: | Mr Jan Frist Pagendo Purba |
Date Deposited: | 14 Aug 2025 04:49 |
Last Modified: | 14 Aug 2025 04:49 |
URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/11748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |