Implementasi tradisi "makan taun" dalam persepektif tindakan sosial Max Weber di Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka

Enchi Titria Agustia Dau, (NIM. 5012011007) (2025) Implementasi tradisi "makan taun" dalam persepektif tindakan sosial Max Weber di Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (695kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tradisi makan taun merupakan bagian dari praktik budaya yang berkembang di masyarakat sebagai wujud dari penghargaan terhadap hasil bumi serta rasa syukur atas rezeki yang diberikan sepanjang tahun. Dalam perspektif sosiologi, tindakan sosial ini dapat dianalisis melalui dua pendekatan utama yang dikemukakan oleh Max Weber, yakni tindakan sosial tradisional dan tindakan sosial rasionalitas nilai. Tujuan dari penelitian ini yang pertama untuk mendeskripsikan implementasi Tradisi Makan Taun. Kedua, Menganalisis implementasi Tradisi Makan Taun. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka. Penelitian ini sendiri menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kualitatif deskptif. Subjek penentuan informan penelitian dilakukan melalui teknik puposive sampling dengan wawancara pada 10 orang informan yang terdiri dari ketua adat Dusun Bukit Bangkadir dan ketua adat Dusun Bukit Tulang, tokoh masyarakat, pemerintahan desa serta masyarakat yang memiliki ume . Dokumentasi yang dilakukan foto-foto saat melakukan observasi, dokumen dari instansi terkait, buku dan sumber lain yang berkitan dengan masalah penelitian yang telah ada sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Riding Panjang dapat dilihat bahwa tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang yang dilakukan untuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi. Tradisi Makan Taun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial antar anggota masyarakat. Awal mula terbentuknya tradisi ini berasal dari keyakinan nenek moyang bahwa dengan melakukan tradisi ini akan membawa keberkahan bagi tanah serta hasil pertanian. Tradisi ini juga memiliki nilai-nilai budaya yang turun temurun dari generasi ke generasi. Jenis tindakan sosial max weber dapat dikategorikan kedalam tindakan sosial tradisional dan tindakan sosial rasionalitas nilai. Tindakan sosial tradisional ini dilihat dari praktik-praktik ritual adat seperti menyajikan hidangan makanan yang mengandung makna simbolis, dan tindakan sosial rasionalitas nilai dilihat dari ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi, memperkuat solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap alam dan leluhur.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tradisi makan taun; Masyarakat yang memiliki ume; Tindakan sosial Max Weber
Subjects: H Ilmu Sosial > HM Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 05 Mar 2025 02:05
Last Modified: 05 Mar 2025 02:07
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/11008

Actions (login required)

View Item View Item