Julian Alqamar, (NIM. 1022011064) (2025) Analisis standarisasi pencahayaan ruang publik museum timah indonesia kota Pangkalpinang Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 6197:2020. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
Preview |
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (334kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB II.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
BAB III.pdf Download (475kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB IV.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
BAB V.pdf Download (256kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (317kB) | Preview |
Preview |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (392kB) | Preview |
Abstract
Masyarakat di era modern saat ini memandang museum sebagai sebuah bangunan yang statis dan kurang menarik untuk dikunjungi sebagai sarana rekreasi maupun edukasi. Pemilihan tata pecahayaan yang tepat dapat menghasilkan suasana ruangan seperti yang diharapkan agar dapat memenuhi fungsinya dengan baik. Penelitian dilakukan di bangunan Museum Timah Indonesia Kota Pangkalpinang. Kondisi pencahayaan yang terdapat pada 6 ruang pamer Museum Timah Indonesia masih minim, dibuktikan hasil pengukuran rata-rata iluminasi pencahayaan sebesar 125,54 lux yang masih berada di bawah dan belum memenuhi nilai standar iluminasi pencahayaan yaitu sebesar 500 lux. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas pencahayaan dan strategi perancangan kualitas pencahayaan seefektif mungkin pada bangunan Museum Timah Indonesia Kota Pangkalpinang dengan penggunaan lampu listrik yang mengacu pada SNI 6197:2020. Berdasarkan hasil analisa perhitungan menggunakan rekomendasi 4 jenis lampu dengan spesifikasi yang berbeda-beda nilai iluminasi pencahayaan yang dihasilkan sudah memenuhi standar iluminasi pencahayaan SNI 6197:2020. Pada analisa perhitungan kondisi sebelum diperoleh nilai rata-rata pencahayaan sebesar 235 lux, sedangkan pada penggunaan rekomendasi lampu Phillips LED Bulb 23W diperoleh hasil perhitungan yaitu 506 lux yang memiliki perbedaan selisih yaitu sekitar 271 lux atau meningkat sekitar 115,31% dari kondisi pencahayaan sebelumnya. Berdasarkan hasil analisa perhitungan dan simulasi DIALux Evo nilai rata-rata pencahayaan sudah memenuhi nilai standar pencahayaan SNI 6197:2020 yaitu sebesar 500 lux. Adapun perhitungan biaya listrik dari keseluruhan penggunaan lampu listrik selama 8 jam yang digunakan selama 30 hari yaitu Rp. 733.676,42.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Museum, pencahayan, iluminasi, lux, lampu |
| Subjects: | T Teknologi > TK Teknik Elektro. Elektronika. Teknik Nuklir |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK ELEKTRO > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mrs Nia Erawati |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:27 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:27 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/10820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
