Analisis pola interaksi anak tunagrahita di sekolah (studi kasus SLB YPAC Pangkalpinang)

Fina Annisya, (NIM. 5012011009) (2025) Analisis pola interaksi anak tunagrahita di sekolah (studi kasus SLB YPAC Pangkalpinang). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (731kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki tingkat kecerdasan di bawah standar umum atau dibawah rata-rata sehingga cenderung mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial, berdasarkan data dari SLB YPAC Pangkalpinang
tercatat bahwa jumlah siswa/i penyandang tunagrahita di sekolah berjumlah 75 orang, antara lain 50 orang siswa/i (SDLB), 20 orang siswa/i (SMPLB), dan 5 orang siswa (SMALB). Hal itu membuat peneliti ingin mengkaji tentang Pola
Interaksi Anak Tunagrahita di sekolah SLB YPAC Pangkalpinang, karena terlihat dari banyaknya jumlah penyandang tunagrahita memungkinkan peneliti untuk
melakukan penelitian terhadap siswa/i tunagrahita yang ada di sekolah ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pola interaksi dan hambatan
pola interaksi bagi para anak tunagrahita yang ada di SLB YPAC Pangkalpinang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori struktural fungsional dari Tallcot Parsons dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui proses observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pola interaksi sosialnya, anak tunagrahita mampu menjalin interaksi sosial secara wajar ketika di SLB YPAC
Pangkalpinang, hal ini berarti mereka mampu melakukan penyesuaian sosial di sekolahnya, walaupun masih terdapat beberapa anak yang terhambat dalam berinteraksi sosial dengan orang disekitarnya. Adapun hambatan bagi para anak tunagrahita yang ada di SLB YPAC Pangkalpinang dalam melakukan interaksi sosial yaitu adanya keterbatasan
kognitif dan komunikasi, kurangnya pemahaman sosial, adanya stigma dan diskriminasi, ketergantungan kepada pendamping, serta adanya kesulitan mereka dalam membaca dan mengelola emosi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Anak tunagrahita; Pola Interaksi dan Hambatannya; SLB YPAC Pangkalpinang
Subjects: H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum)
H Ilmu Sosial > HM Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 28 Feb 2025 08:51
Last Modified: 28 Feb 2025 08:51
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/10733

Actions (login required)

View Item View Item