Analisis efektifitas pelaksanaan Upah Minimum Kota (UMK) bagi pekerja di Pangkalpinang ditinjau dari Undang-Undang Republi IndonesiaNomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus PT Carmeta Semesta Kota Pangkalpinang)

Shelia Beli Vera, (NIM. 4011211099) (2016) Analisis efektifitas pelaksanaan Upah Minimum Kota (UMK) bagi pekerja di Pangkalpinang ditinjau dari Undang-Undang Republi IndonesiaNomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus PT Carmeta Semesta Kota Pangkalpinang). skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (509kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (158kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektifitas Pelaksanaan Upah Minimum Kota bagi pekerja di Pangkalpinang ditinjau dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan lokasi penelitian di Dinas Ketenagakerjaan dan Hotel Jati Wisata yang dikelolah oleh PT. Carmeta Semesta Kota Pangkalpinang. Metode pendekatan mengunakan metode pendekatan Deskriftif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu teknik wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan cara data lapangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa analisis efektifitas pelaksanaan upah minimum kota yang dilakukan di Dinas Ketenagakerjaan dan Hotel Jati Wisata yang dikelolah oleh PT. Carmeta Semesta di Kota Pangkalpinang merupakan bentuk perlindungan terhadap pekerja dengan menetapkan upah minimum tersebut tetapi pada data wajib lapor Tahun 2015 mengenai pemberian Upah Minimum Kota pada Dinas ketengakerjaan belum efektif dikarenakan belum seluruhnya perusahaan melaksanakan pemberian upah berdasarkan ketentuan Upah Minimum Kota tersebut begitupun pada Hotel Jati Wisata belum melaksanakan pemberian upah berdasarkan ketentuan pemberian Upah Minimum Kota. Pelayanan Pelaksanaan Upah Minimum Kota bagi pekerja di Pangkalpinang melalui proses pemeriksaan oleh Dinas Ketenagakerjaan kota pangkalpinang. Bagi perusahaan yang tidak melaksanakan pemberian upah berdasarkan ketentuan Upah minimum Kota akan mendapatkan sanksi dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang.Dengan demikian, pengusaha berkewajiban memenuhi hak-hak pekerja dengan pemberian upah yang layak melalui Upah Minimum Kota.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Efektifitas, Upah, Pekerja
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum > Konsentrasi Keperdataan
Depositing User: Mrs Neli Maryati
Date Deposited: 26 Jul 2018 05:30
Last Modified: 26 Jul 2018 05:30
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/898

Actions (login required)

View Item View Item