Perlindungan hukum terhadap konsumen tentang peredaran kosmetik mengandung bahan berbahaya ditinjau dari UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 Tentang Perlindungan Konsumen di Kota Pangkalpinang

Rizka Rahmadini, (NIM. 4011211089) (2016) Perlindungan hukum terhadap konsumen tentang peredaran kosmetik mengandung bahan berbahaya ditinjau dari UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 Tentang Perlindungan Konsumen di Kota Pangkalpinang. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (984kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (110kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Perlindungan hukum adalah suatu perlindungan yang diberikan kepada subyek hukum ke dalam bentuk perangkat baik yang bersifat preventif maupun yang bersifat represif, baik yang lisan maupun yang tertulis. Perlindungan hukum merupakan salah satu hal terpenting dari unsur suatu negara hukum karena dalam pembentukan suatu negara akan dibentuk pula hukum yang mengatur tiap-tiap warga negaranya. Khususnya dalam perlindungan hukum terhadap konsumen tentang peredaran kosmetik mengandung bahan berbahaya ditinjau dari UndangUndang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di Kota Pangkalpinang. Penulisan skripsi ini menggunakan metode Yuridis empiris. Yuridis empiris merupakan usaha mendekati masalah yang diteliti dengan sifat hokum nyata atau kenyataan yang hidup dalam masyarakat. Pendekatan empiris dilakukan dengan cara mengadakan penelitian berupa data-data dan wawancara di BPOM Bangka Belitung dan Disperindag Kota Pangkalpinang. Sumber data yang terdapat dalam penulisan skripsi ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan, studi lapangan dan observasi. Konsumen adalah setiap orang yang mendapatkan barang atau jasa dipergunakan untuk tujuan tertentu, sedangkan kosmetik adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian luar) atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Konsumen, Kosmetik
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum > Konsentrasi Keperdataan
Depositing User: Mrs Neli Maryati
Date Deposited: 23 Jul 2018 01:43
Last Modified: 23 Jul 2018 01:43
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/857

Actions (login required)

View Item View Item