Analisis teori AGIL dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SD Negeri 10 Pangkalpinang

Ayu Nimastuti, (NIM. 5011111009) (2016) Analisis teori AGIL dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SD Negeri 10 Pangkalpinang. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (158kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (111kB)
[img]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (348kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pelaksanaan kurikulum 2013 di SD Negeri 10 Pangkalpinang. Jenis dan pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di SD Negeri 10 Pangkalpinang. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang (Kabid) Kurikulum SD Kota Pangkalpinang, Kepala Sekolah, Instruktur Kurikulum dan beberapa guru SD Negeri 10 Pangkalpinang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori AGIL Talcott Parson. Bahasan tentang fungsionalisme struktural Parson ini akan dimulai dengan empat fungsi penting untuk semua sistem “tindakan” terkenal dengan skema AGIL yang akan digunakan sebagai analisis untuk memberikan pemenuhan kebutuhan tertentu atau kebutuhan sistem. Definisi ini menjelaskan, Parson yakin bahwa ada empat fungsi penting diperlukan semua sistem, yaitu (a) Adaption; (b) Goal Attaiment; (c) Integration; (d) Latency. Peneliti mengaitkan penelitian ini dengan teori Parson karena pendidikan sebuah sistem yang tingkat keberhasilannya dipengaruhi oleh faktor penunjang dibawahnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih terdapat hambatan dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Berdasarkan analisis teori AGIL tersebut, secara umum pelaksanaan kurikulum 2013 di SD Negeri 10 Pangkalpinang fungsional dari beberapa aspek. Adaptasi dalam penerapan kurikulum 2013 di SD Negeri 10 Pangkalpinang dapat menyesuaikan dengan keaadaan dan lingkungan. Integrasinya setiap aktor pelaksana kurikulum 2013 memiliki tujuan yang sama serta mereka bekerjasama dalam mencapai tujuan tersebut. Selanjutnya pemeliharaan pola, pola-pola tesembunyi dalam sekolah dapat ditimbulkan dengan memanfaatkan tujuan utama dari sistem pendidikan SD Negeri 10 Pangkalpinang. Akan tetapi, terdapat disfungsional dari salah satu aspek. Dikatakan disfungsional karena pencapaian tujuan dari kurikulum 2013 belum berjalan secara efektif. Penguasaan dan pemahaman guru terhadap kurikulum 2013 masih kurang, sehingga dalam pengaplikasiannya tidak sesuai dengan tujuan dan isi kurikulum tersebut.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kurikulum 2013, Teori AGIL, fungsional dan disfungsional
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Sosiologi
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 26 Jun 2018 06:43
Last Modified: 26 Jun 2018 06:43
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/658

Actions (login required)

View Item View Item