Pertumbuhan dan produksi beberapa genotipe ubi jalar (ipomoea batatas l.) di lahan ultisol Pulau Bangka

Muhammad Syakir Al-Akbar, (NIM. 2011511045) (2019) Pertumbuhan dan produksi beberapa genotipe ubi jalar (ipomoea batatas l.) di lahan ultisol Pulau Bangka. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (411kB) | Preview

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) adalah tanaman penghasil karbohidrat dan serat. Seleksi tanaman ubi jalar perlu dilakukan di tanah ultisol untuk mengetahui kemampuan adaptasi. Peningkatan produksi ubi jalar dapat dilakukan dengan program budidaya ubi jalar di lahan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genotipe ubi jalar yang mampu tumbuh dan memiliki potensi hasil tinggi di lahan ultisol Bangka. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari 6 genotipe ubi jalar yaitu 3 varietas: (Antin-1, Beta-1, Beta-2), dan 3 Aksesi lokal Bangka (ubi ungu, ubi oranye, ubi putih). Hasil penelitian genotipe ubi jalar yang tumbuh dan produksi baik di lahan ultisol Pulau Bangka adalah akesesi ubi jalar putih (N3). Potensi hasil aksesi ubi jalar putih (N3) yaitu mencapai 35 ton/ha

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: adaptasi, ubi jalar, genotipe, potensi hasil, ultisol
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Agroteknologi
Depositing User: Merty -
Date Deposited: 15 Apr 2020 02:43
Last Modified: 15 Apr 2020 02:43
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/3137

Actions (login required)

View Item View Item