Keanekaragaman collembola di Tiga Tipe Ekosistem Hutan Taman Wisata Alam Jering Menduyung, Bangka Barat

Hardina, (NIM. 2031411022) (2019) Keanekaragaman collembola di Tiga Tipe Ekosistem Hutan Taman Wisata Alam Jering Menduyung, Bangka Barat. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (180kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (321kB) | Preview

Abstract

Collembola merupakan salah satu spesies mesofauna tanah yang dikenal dengan istilah Springtails karena hewan ini mempunyai furka sebagai alat gerak. Collembola belum banyak dipelajari karena berukuran kecil dan tidak bermanfaat langsung bagi manusia. Penelitian Collembola di Bangka Belitung belum terlalu banyak dilakukan. Penelitian ini lakukan di tiga tipe ekosistem hutan yaitu hutan dataran rendah, hutan pantai dan hutan mangrove di TWA Jering Menduyung, Bangka Barat. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel Collembola yaitu pitfall trap (PSM) dan pengambilan contoh tanah (PCT) dengan pemasangan sebanyak tiga transek, setiap transek dilakukan dipasang 10 PSM dan PCT pada masing-masing ekosistem hutan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Collembola yang diperoleh dari hutan dataran rendah, hutan pantai dan hutan mangrove yaitu 3 ordo, 13 famili, 40 genus dan 725 Individu. Keanekaragaman Collembola tertinggi di hutan pantai (H’=2,99), diikuti hutan mangrove (H’=2,86) dan terendah di hutan dataran rendah (H’=2,73). Jumlah total individu yang didapatkan di hutan mangrove paling banyak (298 individu), di ikuti hutan dataran rendah (279 individu) dan jumlah total individu paling sedikit yaitu di hutan pantai (148 individu). Kesamaan ekosistem tertingi yaitu antara hutan dataran rendah dan hutan pantai (IS=88,13%), diikuti antara hutan pantai dan hutan mangrove (IS=66,67%), sedangkan terendah yaitu antara hutan dataran rendah dan hutan mangrove (IS=66,51%).

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keanekaragaman Collembola, TWA Jering Menduyung, Bangka Barat
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi > Biologi
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 13 Jun 2019 04:34
Last Modified: 13 Jun 2019 04:34
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2580

Actions (login required)

View Item View Item