Analisa jarak pitch screw pada modifikasi mesin pencetak bakso

Hendra Pawan, (NIM. 1011511023) (2019) Analisa jarak pitch screw pada modifikasi mesin pencetak bakso. skripsi thesis, Universitas Bangka Belitung.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (897kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (759kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (663kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (202kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)

Abstract

Bakso merupakan salah satu jenis makanan yang banyak disukai oleh masyarakat, bahkan tak sedikit bakso ini merupakan sebagai makanan favorit dari masyarakat, baik di desa maupun di kota. Di Bangka, pembuatan bakso dilakukan masih menggunakan cara manual, yaitu untuk membuat atau membentuk adonan bakso menjadi bulat masih menggunakan tangan. Proses ini tentunya akan memakan waktu yang lama dan juga memerlukan tenaga kerja yang banyak, sehingga dalam hal ini akan menyebabkan waktu, tenaga dan biaya pengerjaan akan menjadi lebih besar. Penelitian ini adalah bentuk dari modifikasi dari mesin pencetak bakso yang sudah ada. Mesin pencetak bakso yang dimodifikasi ini memiliki daya ½ HP dan memiliki putaran 1450 rpm dengan 3 variasi jarak pitch screw yang berbeda, yaitu 30 mm, 40 mm, dan 50 mm untuk dilakukan pengujian pada variabel kapasitas, waktu, dan bentuk hasil cetakan mesin. Hasil pengujian pitch screw 30 mm, 40 mm, dan 50 mm secara berturut-turut didapatkan kapasitas dan waktu rata-rata adalah 0,76 kg dalam waktu 9,19 menit, 0,87 dalam waktu 8,85 menit, 0,91 kg dalam waktu 8,58 menit. Efisiensi rata-rata yang didapatkan pada pitch screw 30 mm, 40 mm, dan 50 mm secara berturut-turut adalah 76%, 87%, dan 91%. Dari data tersebut disimpulkan bahwa kapasitas, waktu, dan efisiensi terbaik terdapat pada jarak pitch screw 50 mm, dikarenakan pitch screw 50 mm memiliki langkah yang lebih panjang dibandingkan dengan pitch screw 30 mm dan 40 mm. Namun untuk hasil bentuk cetakan memiliki bentuk cetakan yang relatif sama, sehingga bentuk bakso yang dihasilkan pada proses pencetakan bentuk pada mesin pencetak bakso dengan motor listrik ½ HP dinyatakan tidak berhasil, karena bentuk yang dihasilkan mesin itu mempunyai bentuk yang tidak bulat.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bakso, Mesin Pencetak Bakso, ½ HP, Pitch, Screw
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: SKRIPSI > Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Nia Erawati
Date Deposited: 13 Jun 2019 04:26
Last Modified: 13 Jun 2019 04:26
URI: http://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2468

Actions (login required)

View Item View Item