Pemetaan kerusakan jalan Kabupaten Bangka dengan menggunakan sistem informasi geografis (Studi Kasus : Ruas Jalan Puding Besar – Saing – Kotawaringin)

Gema, (NIM.1041911059) (2026) Pemetaan kerusakan jalan Kabupaten Bangka dengan menggunakan sistem informasi geografis (Studi Kasus : Ruas Jalan Puding Besar – Saing – Kotawaringin). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (755kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kerusakan ruas Jalan Puding Besar–Saing–Kota Waringin di Kabupaten Bangka menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), memetakan persebaran kerusakan jalan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta memberikan rekomendasi penanganan sesuai tingkat kerusakan yang diperoleh. Penelitian dilakukan melalui survei visual pada ruas jalan sepanjang 23 km, sedangkan proses pemetaan menggunakan SIG dilakukan pada ruas sepanjang 5 km (STA 0+000–5+000). Penilaian kondisi jalan mengacu pada pedoman Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2018 dengan parameter luas retak, lebar retak, jumlah lubang, dan kedalaman bekas roda. Data hasil survei diolah untuk memperoleh nilai SDI setiap segmen jalan, kemudian diklasifikasikan menjadi kondisi baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat. Selanjutnya, data tersebut diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Geografis menggunakan ArcGIS sehingga menghasilkan peta persebaran kerusakan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SDI mampu menggambarkan tingkat kondisi permukaan jalan secara kuantitatif, sedangkan Sistem Informasi Geografis mampu menyajikan informasi spasial mengenai lokasi dan tingkat kerusakan jalan secara jelas. Berdasarkan hasil klasifikasi SDI, rekomendasi penanganan meliputi pemeliharaan rutin untuk kondisi baik, pemeliharaan berkala untuk kondisi sedang, rehabilitasi untuk kondisi rusak ringan, dan rekonstruksi untuk kondisi rusak berat. Peta yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas pemeliharaan dan perbaikan jalan di Kabupaten Bangka.
Kata Kunci: ArcGis, kerusakan jalan, pemetaan jalan, Sistem Informasi Geografis, Surface Distress Index (SDI).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: ArcGis, kerusakan jalan, pemetaan jalan, Sistem Informasi Geografis, Surface Distress Index (SDI).
Subjects: T Teknologi > TA Teknik (Umum). Teknik Sipil (Umum)
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI
Depositing User: Merty Merty
Date Deposited: 29 Oct 2026 00:59
Last Modified: 29 Oct 2026 00:59
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/15260

Actions (login required)

View Item View Item