Evaluasi keandalan tampungan kulong telek sebagai penyedia air baku pada kawasan Industri Sadai

Ana Mutiara, (NIM. 1042211028) (2026) Evaluasi keandalan tampungan kulong telek sebagai penyedia air baku pada kawasan Industri Sadai. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (451kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kecamatan Tukak Sadai serta pengembangan Kawasan Industri Sadai menyebabkan kebutuhan air baku meningkat, sehingga diperlukan evaluasi keandalan Tampungan Kulong Telek sebagai sumber penyedia air baku berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air masyarakat Kecamatan Tukak Sadai dan Kawasan Industri Sadai periode 2026– 2035, menganalisis ketersediaan air Tampungan Kulong Telek, serta mengevaluasi tingkat keandalan tampungan dalam memenuhi kebutuhan air baku. Metode penelitian meliputi proyeksi kebutuhan air domestik menggunakan metode aritmatika berdasarkan hasil uji standar deviasi, perhitungan kebutuhan air industri berdasarkan luas kawasan industri, analisis ketersediaan air menggunakan Model NRECA, pembangkitan debit menggunakan Model Thomas Fiering, serta simulasi operasi tampungan menggunakan perangkat lunak HEC-ResSim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air baku meningkat dari 0,360 m³/detik pada tahun 2026 menjadi 0,417 m³/detik pada tahun 2035. Hasil Model NRECA menghasilkan debit rata-rata minimum sebesar 0,144 m³/detik pada bulan Agustus dan maksimum sebesar 0,495 m³/detik pada bulan Juni. Hasil pembangkitan debit Model Thomas Fiering menunjukkan debit rata-rata minimum sebesar 0,154 m³/detik pada bulan September dan maksimum sebesar 0,562 m³/detik pada bulan Juni. Evaluasi menggunakan perangkat lunak HEC-ResSim menunjukkan tingkat keandalan Tampungan Kulong Telek selama periode 2026–2035 berkisar antara 75%–100%, dengan nilai 100% pada tahun 2026, 2027, 2030, 2031, 2032, dan 2033; 92% pada tahun 2029; 83% pada tahun 2028; serta 75% pada tahun 2034 dan 2035. Berdasarkan target keandalan ≥90%, Tampungan Kulong Telek memenuhi kriteria andal pada tujuh dari sepuluh tahun simulasi, sedangkan tahun 2028, 2034, dan 2035 belum memenuhi target keandalan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Air Baku, Kulong Telek, dan Keandalan Tampungan
Subjects: T Teknologi > TA Teknik (Umum). Teknik Sipil (Umum)
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI
Depositing User: Merty Merty
Date Deposited: 28 Oct 2026 07:23
Last Modified: 28 Oct 2026 07:23
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/15182

Actions (login required)

View Item View Item