Kelimpahan kepiting bakau scylla serata dan scylla paramamosain di area ekosistem mangrove menduyung kundi kabupaten bangka barat

Safirnanda, (NIM. 2071911019) (2026) Kelimpahan kepiting bakau scylla serata dan scylla paramamosain di area ekosistem mangrove menduyung kundi kabupaten bangka barat. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (671kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki potensi sebagai penyangga kehidupan masyarakat terutama bagi nelayan skala kecil. Ekosistem mangrove mempunyai peran penting sebagai habitat utama bagi kepiting bakau. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kelimpahan kepiting bakau, mengukur kerapatan mangrove dan menganalisis hubungan antara kerapatan mangrove dengan komunitas kepiting bakau. Penelitian ini dilakukan pada Bulan November 2025. Lokasi penelitian di Perairan Air Menduyung, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 4 titik stasiun. Terdapat 3 plot di setiap stasiun menggunakan perangkap kepiting untuk mengambil sampel penelitian. Jumlah kepiting tangkapan dihitung lalu dianalisis morfometriknya. Dari hasil peneliti kelimpahan jenis kepiting bakau pada lokasi penelitan menunjukkan bahwa stasiun 1, 2, 3 memiliki nilai kelimpahan jenis yaitu sebesar 100 ind/ha, 200 ind/ha dan 133 ind/ha dengan 1 spesies yang ditemukan yaitu Scylla serrata. Stasiun 4 ditemukan 2 spesies yaitu Scylla serrata dan Scylla paramamosain yang memiliki nilai kelimpahan jenis sebesar 200 ind/ha dan 67 ind/ha, Pada stasiun 1 memperoleh Total kerapatan 1.800 Ind/Ha. Pada stasiun 2 memperoleh kerapatan 2.100 Ind/Ha. Pada stasiun 3 memperoleh total kerapatan 1.933 Ind/Ha. Pada stasiun 4 memperoleh total kerapatan 2.200 Ind/Ha. Hasil analisis hubungan kepiting bakau dengan kerapatan mangrove menunjukkan hubungan yang sangat kuat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: ekosistem, hubungan, kepiting bakau, dan mangrove
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > ILMU KELAUTAN > SKRIPSI
Depositing User: Supiyati Supiyati
Date Deposited: 05 Oct 2026 06:51
Last Modified: 05 Oct 2026 06:51
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/15171

Actions (login required)

View Item View Item