Syafna Nur Rohmah, (NIM. 1041911042) (2026) Analisis kerusakan ruas jalan Air Duyung – Air anyir menggunakan metode Surface Distress Index pada STA 1+200 S.D. 2+200. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (707kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (752kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (417kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting bagi kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Ruas Jalan Air Duyung – Air Anyir pada STA 1+200 – 2+200 di Kabupaten Bangka mengalami kerusakan signifikan berupa retak, lubang, alur, dan pengelupasan permukaan akibat kondisi tanah dasar yang rentan, curah hujan tinggi, serta beban lalu lintas kendaraan berat. Kerusakan yang tidak segera ditangani berpotensi meningkatkan biaya perbaikan, risiko kecelakaan, serta menghambat distribusi logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, menganalisis tingkat kerusakan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), serta menentukan jenis penanganan yang sesuai pada ruas jalan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan. Pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei lapangan berupa pengukuran data geometrik jalan dan dimensi kerusakan serta pembuatan titik STA dan data sekunder berupa data kependudukan dan peta lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan yang terjadi meliputi gelombang, alur, retak memanjang, lubang, kerusakan tepi, pelepasan butiran, dan retak kulit buaya, dengan retak kulit buaya memiliki luas terbesar yaitu 107,12 m². Nilai rata-rata SDI pada seluruh segmen sebesar 67,5 yang termasuk kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin untuk 5 segmen dengan kerusakan ringan, serta pemeliharaan rutin yang lebih intensif seperti penutupan retak, penambalan lubang, dan perbaikan tepi perkerasan untuk 4 segmen dengan kerusakan lebih dominan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerusakan jalan, penanganan jalan, perkerasan lentur, dan Surface distress Index (SDI) |
| Subjects: | T Teknologi > TA Teknik (Umum). Teknik Sipil (Umum) |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI |
| Depositing User: | Mr Arja Kusuma |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 04:45 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 04:45 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/15042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
