Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan bangunan pada gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang

Faried Mufroni, (NIM. 1041911026) (2026) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan bangunan pada gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (646kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Pertumbuhan pembangunan gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang terus meningkat seiring dengan perkembangan kawasan perkotaan. Pesatnya pembangunan gedung mencerminkan kemajuan kota, namun juga meningkatkan permasalahan kerusakan bangunan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kerusakan bangunan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan pada gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang. Indikator yang digunakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung, yaitu faktor umur bangunan, faktor manusia, faktor lingkungan, dan faktor bencana. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala likert kepada 15 responden yang memiliki pengalaman dalam menangani proyek gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SPSS versi 25 melalui uji kualitas data, analisis korelasi, regresi linier berganda, uji hipotesis, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik gedung bertingkat yang mengalami kerusakan berdasarkan fungsi bangunan, yaitu gedung dengan fungsi hunian sebesar 10%, gedung dengan fungsi usaha sebesar 70%, gedung dengan fungsi sosial dan budaya sebesar 10%, dan gedung dengan fungsi khusus sebesar 10%. Untuk karakteristik gedung bertingkat yang mengalami kerusakan berdasarkan kelompok usia bangunan, yaitu 20% berada pada rentang usia 0–10 tahun, 70% pada rentang usia 11–20 tahun, 10% pada rentang usia 21–30 tahun, dan tidak terdapat gedung dengan usia bangunan lebih dari 30 tahun (0%). Faktor yang paling mempengaruhi kerusakan bangunan pada gedung bertingkat di Kota Pangkalpinang adalah variabel lokasi pembangunan di daerah yang lembab, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,004 (< 0,05).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: gedung bertingkat, kerusakan bangunan, regresi linier berganda
Subjects: Q Sains > Q Science (General)
Divisions: FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK SIPIL > SKRIPSI
Depositing User: Mr Arja Kusuma
Date Deposited: 27 Oct 2026 01:35
Last Modified: 27 Oct 2026 01:35
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14988

Actions (login required)

View Item View Item