Lia Ervina, (NIM.6032311028) (2026) Asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia saranoid dengan masalah halusinasi pendengaran melalui intervensi religious therapy : dzikir. Diploma thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (371kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (576kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (371kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (673kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang memengaruhi proses berpikir, persepsi, dan perilaku penderitanya. Salah satu gejala positif yang paling sering muncul adalah halusinasi pendengaran, yang jika tidak ditangani dapat memicu hilangnya kontrol diri hingga perilaku kekerasan.Tindakan non-farmakologis seperti Religious Therapy : Dzikir dapat digunakan sebagai teknik distraksi untuk menurunkan frekuensi halusinasi dan mengalihkan fokus pikiran pasien. penelitian ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien Skizofrenia Paranoid yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran melalui intervensi Religious Therapy : Dzikir. Metode Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi pada dua subjek (Tn. S berusia 26 tahun dan Tn. D berusia 40 tahun) yang mengalami Skizofrenia Paranoid dengan masalah halusinasi pendengaran fase I (sleep disorder). Pengumpulan data dilakukan selama 8 hari di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan Mei 2026 melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan sebanyak 2 kali sehari selama 3 hari dengan durasi masing-masing sesi 20 menit. Hasil penelitian setelah diberikan intervensi Teknik Dzikir selama 3 hari, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi dan penurunan tanda gejala secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Penerapan Religious Therapy : Dzikir terbukti efektif dalam mengintrol ekspresi emosi alam bawah sadar serta bertindak sebagai teknik distraksi yang efektif untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia paranoid.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | berdzikir, skizofrenia, halusinasi pendengaran |
| Subjects: | R Kedokteran > RT Keperawatan |
| Divisions: | FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN > KEPERAWATAN > KARYA TULIS ILMIAH |
| Depositing User: | Supiyati Supiyati |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:55 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 04:55 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
