Cindy, (NIM. 6032311046) (2026) Asuhan keperawatan pada bayi hiperbilirubin melalui intervensi fototerapi dan pemberian asi dengan masalah keperawatan ikterik neonatus. Diploma thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (418kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (726kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (978kB) |
Abstract
Hiperbilirubin atau ikterik neonatus merupakan kondisi peningkatan kadar bilirubin dalam darah yang ditandai dengan perubahan warna kuning pada kulit, sklera, dan membran mukosa. Hiperbilirubin merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada neonatus, terutama pada minggu pertama kehidupan. Penatalaksanaan utama hiperbilirubin meliputi fototerapi dan pemberian ASI yang adekuat untuk membantu proses eliminasi bilirubin melalui feses dan urin. Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada bayi hiperbilirubin dengan diagnosis keperawatan ikterik neonatus, termoregulasi tidak efektif, dan menyusui tidak efektif di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang dan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang pada tanggal 26 Mei 2026 sampai 1 Juni 2026. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Fokus intervensi yang diberikan adalah fototerapi dan pemberian ASI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pemeriksaan fisik, wawancara keluarga, serta studi dokumentasi menggunakan format pengkajian keperawatan neonatus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari 3×24 jam dengan masalah keperawatan ikterik neonatus adalah pada hari ke 3 tanda-tanda vital kedua bayi berada dalam rentang normal namun kedua bayi masih memerlukan perawatan intensif. Meskipun demikian, masalah keperawatan termoregulasi tidak efektif dan menyusui tidak efektif masih memerlukan pemantauan dan intervensi lanjutan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hiperbilirubinemia, fototerapi, pemberian asi, ikterik neonatus |
| Subjects: | R Kedokteran > RT Keperawatan |
| Divisions: | FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN > KEPERAWATAN > KARYA TULIS ILMIAH |
| Depositing User: | Supiyati Supiyati |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 02:33 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 02:33 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14863 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
