Iqbal Mardiansyah, (NIM: 1012211035) (2026) Analisis variasi ketebalan dan Camber Airfoil terhadap kinerja horizontal Axis Wind Turbine pada Naca 4412. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN .pdf Restricted to Registered users only Download (847kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Restricted to Registered users only Download (424kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kebutuhan energi terbarukan di Indonesia, khususnya pemanfaatan energi angin berkecepatan rendah (3-7 m/s), belum optimal untuk mencapai target bauran energi nasional, di mana kinerja turbin angin sumbu horizontal (HAWT) skala kecil bergantung pada geometri Airfoil sudu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi ketebalan dan Camber Airfoil NACA 4412 terhadap kinerja HAWT pada kondisi kecepatan angin rendah di Indonesia. Fokus utama studi ini adalah mengevaluasi bagaimana perubahan geometri pada Airfoil dapat meningkatkan efisiensi turbin pada kondisi kecepatan angin rendah yang umum terjadi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Qblade. Variabel yang diuji meliputi variasi ketebalan Airfoil sebesar 10%, 12%, dan 14% serta variasi Camber sebesar 3%, 4%, dan 5% terhadap panjang chord. Analisis dilakukan pada Tip Speed Ratio (TSR) 6 dan sudut serang 6 derajat dengan variasi bilangan Reynolds 41.000, 68.500, dan 95.800 (merepresentasikan kecepatan angin 3 m/s, 5 m/s, dan 7 m/s dengan panjang chord 200 mm). Parameter kinerja yang diukur mencakup koefisien angkat Cl, koefisien hambat Cd dan koefisien tekanan Cp . Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi K12_C4 menghasilkan rasio Cl/Cd tertinggi dibandingkan konfigurasi lainnya. Sedangkan peningkatan ketebalan dan camber secara bersamaan dapat meningkatkan gaya angkat secara signifikan pada bilangan Reynolds 95.800. Hasil penelitian menunjukan, NACA 4412 direkomendasikan sebagai geometri airfoil untuk turbin angin sumbu horizontal skala kecil di wilayah angin rendah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Airfoil NACA 4412, Qblade, Horizontal Axis Wind Turbine (HAWT), ketebalan Airfoil, Camber |
| Subjects: | T Teknologi > TJ Teknik Mesin dan Permesinan |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK MESIN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Merty Merty |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:44 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:44 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14744 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
