Lahirnya kesepakatan sebagai syarat sah perjanjian berdasarkan teori pernyataan (studi perjanjian purchase order pada jual beli inter absentes)

Olinda Febiola, (NIM. 4012211110) (2026) Lahirnya kesepakatan sebagai syarat sah perjanjian berdasarkan teori pernyataan (studi perjanjian purchase order pada jual beli inter absentes). Post-Doctoral thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (901kB)

Abstract

Perkembangan perdagangan modern menyebabkan transaksi jual beli semakin banyak dilakukan secara inter absentes, yaitu tanpa pertemuan langsung para pihak. Dalam praktik tersebut, purchase order (PO) digunakan sebagai sarana pemesanan barang. Namun, KUHPerdata tidak mengatur secara khusus kedudukan purchase order maupun saat lahirnya kesepakatan dalam transaksi inter absentes. Kondisi ini menimbulkan ketidakjelasan mengenai kapan para pihak mulai terikat secara hukum. Penelitian ini mengkaji teori pernyataan dalam menentukan lahirnya kesepakatan sebagai syarat sah perjanjian, kedudukan purchase order dalam perjanjian jual beli secara inter absentes, serta lahirnya kesepakatan berdasarkan teori pernyataan dalam transaksi purchase order. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori pernyataan menentukan lahirnya kesepakatan berdasarkan pernyataan kehendak yang telah dinyatakan keluar dan dapat dipahami oleh pihak lain. Purchase order pada dasarnya merupakan bentuk penawaran dari pembeli yang belum secara otomatis melahirkan perjanjian. Kesepakatan baru lahir apabila terdapat pernyataan penerimaan dari penjual, baik secara tegas melalui konfirmasi maupun secara implisit melalui penerbitan invoice, pengiriman barang, atau pelaksanaan pesanan. Dengan demikian, lahirnya kesepakatan dalam transaksi purchase order pada jual beli inter absentes ditentukan oleh adanya pernyataan penerimaan yang menunjukkan persesuaian kehendak para pihak sehingga menimbulkan hubungan hukum yang mengikat.

Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kesepakatan; Teori pernyataan; Pesanan pembelian
Subjects: K Hukum > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > KEPERDATAAN > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 29 Oct 2026 08:59
Last Modified: 29 Oct 2026 08:59
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14710

Actions (login required)

View Item View Item