Meziqri, (NIM. 1012211038) (2026) Simulasi CFD turbin savonius dengan Omni-Directional Guide Vane untuk kecepatan angin rendah di Bangka Belitung. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (683kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
Abstract
Ketergantungan pada bahan bakar fosil mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan, termasuk energi angin. Di wilayah kepulauan tropis seperti Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kecepatan angin rata-rata hanya berkisar 2 hingga 3 m/s dengan arah yang berubah-ubah, sehingga turbin angin konvensional tidak dapat beroperasi secara optimal. Turbin Savonius tipe sumbu vertikal menawarkan solusi yang sesuai karena kemampuan self-starting-nya yang baik dan tidak membutuhkan mekanisme yaw. Namun, efisiensinya masih terbatas akibat torsi negatif pada returning blade. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan Omni-Directional Guide Vane (ODGV) 6 sudu flat plate sudut 60° terhadap koefisien daya (Cp) dan koefisien torsi (Ct) turbin Savonius 2 bilah helical 45°, serta menentukan konfigurasi yang paling optimal antara model dengan dan tanpa ODGV. Metode yang digunakan adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) tiga dimensi steady-state menggunakan ANSYS Fluent dengan model turbulensi Shear Stress Transport (SST) k-ω dan pendekatan Multiple Reference Frame (MRF), pada Tip Speed Ratio (TSR) 0,7 dengan tiga variasi kecepatan angin yakni 2 m/s, 2,5 m/s, dan 3 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ODGV mampu meningkatkan Cp rata-rata dari 0,253 menjadi 0,302, atau setara dengan peningkatan sebesar 19,7% dibandingkan rotor tanpa ODGV. Peningkatan ini konsisten di seluruh kecepatan angin yang diuji, berkisar antara 19,6% pada kecepatan angin 3 m/s hingga 19,8% pada kecepatan angin 2 m/s, dengan selisih antar kecepatan yang sangat kecil. Konfigurasi rotor helical 45° dengan ODGV terbukti lebih unggul dan konsisten pada seluruh kondisi yang diuji, sehingga berpotensi menjadi referensi teknis bagi pengembangan turbin angin skala kecil di wilayah berangin rendah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | CFD, koefisien daya, ODGV, savonius helical, turbin angin |
| Subjects: | T Teknologi > TJ Teknik Mesin dan Permesinan |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK MESIN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Merty Merty |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:27 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:30 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
