Implementasi upaya restorative justice terhadap penghentian proses penuntutan tindak pidana pencurian dalam keluarga di Kejaksaan Negeri Bangka

Diva Amanda Putri, (NIM. 4012211014) (2026) Implementasi upaya restorative justice terhadap penghentian proses penuntutan tindak pidana pencurian dalam keluarga di Kejaksaan Negeri Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (989kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi upaya keadilan restoratif untuk mengakhiri penuntutan tindak pidana pencurian dalam keluarga di Kejaksaan Negeri Bangka. Isu utama yang diteliti adalah mekanisme dalam penerapan keadilan restoratif berdasarkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan Jaksa Penuntut Umum, pelaku, korban, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa implementasi keadilan restoratif di Kejaksaan Negeri Bangka telah dilaksanakan secara sistematis sesuai dengan persyaratan formal dan material yang telah ditetapkan. Pendekatan ini terbukti menjadi alternatif yang lebih manusiawi dan efektif untuk menyelesaikan kasus, berorientasi pada pemulihan hubungan sosial dan keharmonisan keluarga dibandingkan dengan pendekatan peradilan pidana konvensional. Masyarakat memberikan respons positif karena mekanisme ini selaras dengan budaya lokal yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga dan musyawarah. Namun. Beberapa kendala dalam implementasinya masih ada, seperti keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, yuridiksi yang masih terbatas peraturan lembaga, pengawasan yang kurang optimal setelah penghentian penuntutan, dan perbedaan pemahaman tentang konsep keadilan restoratif. Penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan fungsi pengawasan, peningkatan kapasitas penegak hukum, dan reformasi peraturan di tingkat legislatif untuk memastikan kepastian hukum yang lebih kuat dan seragam.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Keadilan restoratif; Pencurian dalam keluarga; Kejaksaan Negeri Bangka; Penghentian penuntutan
Subjects: K Hukum > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 03 Nov 2026 06:53
Last Modified: 03 Nov 2026 06:53
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14407

Actions (login required)

View Item View Item