Eta Jois Neda, (NIM. 4012211151) (2026) Pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi adat sebagai faktor meringankan untuk menjatuhkan pidana di bawah minimum pada tindak pidana penculikan anak (studi putusan nomor: 30/Pid.Sus/2017/Pn.Tul). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (426kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis sanksi adat sebagai faktor meringankan dalam penjatuhan pidana di bawah minimum terhadap pelaku tindak pidana penculikan anak dalam putusan nomor: 30/Pid.Sus/2017/PN.Tul. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi adat dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum terhadap pelaku tindak pidana penculikan anak dan mengetahui pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi adat dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum dalam teori kepastian hukum terhadap pelaku tindak pidana penculikan anak dalam Putusan Nomor: 30/Pid.Sus/2017/PN.Tul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer dan tersier yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen resmi, jurnal, buku dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan judul penelitian. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum terhadap terdakwa karena terdakwa dan keluarga korban telah melakukan perdamaian secara sanksi adat Kei. Hasil penelitian kedua menunjukkan berdasarkan teori kepastian hukum bahwa hakim dalam menjatuhkan putusan sebagai dasar utama adalah hukum positif, sanksi adat hanya dapat diposisikan sebagai faktor yang melengkapi pertimbangan sebagai keadaan yang meringankan, bukan sebagai dasar untuk mengesampingkan ketentuan yang secara tegas di atur dalam peraturan perundang-undangan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan hakim; Putusan di bawah minimum; Tindak pidana penculikan anak |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 06:53 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 06:53 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
