Salsa Nabila, (NIM. 1031911025) (2026) Kajian benefisiasi produk nonkonduktor menggunakan shaking table untuk mendapatkan konsentrat bijih timah serta meningkatkan kadar zro2 di PT Timah Tbk. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (779kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (857kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (614kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Produk nonkonduktor high tension separator (HTS) merupakan salah satu hasil pengolahan bijih timah di PT Timah Tbk yang umumnya didominasi oleh mineral zirkon (ZrSiO4). Namun, produk tersebut masih memiliki kadar ZrO₂ rendah dan mengandung Sn > 1,5%, sehingga belum memenuhi standar pemasaran mineral ikutan PT Timah Tbk maupun ketentuan PERMEN ESDM No. 25 Tahun 2018 yang mensyaratkan kadar ZrO₂ ≥ 65,5%. Penelitian ini bertujuan mengolah produk nonkonduktor HTS untuk memperoleh kembali kasiterit serta meningkatkan kadar ZrO2. Benefisiasi dilakukan menggunakan shaking table dengan berat feed 100 kg per pengujian, memakai dua variabel bebas, yaitu kemiringan deck (1,03° , 1,25°, 1,82°) dan panjang stroke (10 mm, 12 mm, 14 mm), serta dilakukan dalam tiga tahap pengolahan dimana middling setiap batch diolah kembali. Kadar zirkon dianalisis menggunakan Grain Counting Analysis (GCA) dan kadar timah menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil GCA menunjukkan feed terdiri atas zirkon, ilmenit, kuarsa, monasit, kasiterit, turmalin dan markasit yang didominasi fraksi halus. Kadar Sn pada konsentrat meningkat seiring bertambahnya panjang stroke dari 10 mm ke 12 mm, lalu menurun pada 14 mm, sedangkan pengaruh kemiringan deck relatif kecil. Uji regresi linear berganda menunjukkan kemiringan deck dan panjang stroke secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan kadar Sn dengan pengaruh panjang stroke lebih dominan. Proses benefisiasi meningkatkan kadar ZrO₂ dari 33,72% menjadi 64,59% pada percobaan P7. Namun, hasil ini belum memenuhi spesifikasi pemasaran karena ZrO₂ belum mencapai 65,5% dan Sn masih melebihi 1,5%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Benefisiasi, Shaking Table, ZrO₂, Sn, Kadar |
| Subjects: | T Teknologi > TN Teknik Pertambangan. Metalurgi |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK PERTAMBANGAN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Merty Merty |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:00 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:00 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
