Siji Wulandari, (NIM. 1022011022) (2026) Analisis jatuh tegangan jaringan distribusi 20 kV Pada penyulang palas. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (680kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (895kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penyulang Palas merupakan salah satu penyulang distribusi 20 kV pada PT PLN (Persero) UP3 Bangka yang memiliki panjang saluran sebesar 137,89 km. Panjang saluran yang relatif besar menyebabkan terjadinya jatuh tegangan yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi kualitas penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan. Berdasarkan hasil simulasi aliran daya menggunakan perangkat lunak ETAP, diperoleh tegangan kirim sebesar 20,2 kV dan tegangan ujung sebesar 17,33 kV dengan persentase jatuh tegangan sebesar 14,21%, yang melebihi batas standar yang diizinkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan untuk meningkatkan profil tegangan pada Penyulang Palas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas metode Automatic Voltage Regulator (AVR) dan uprating penghantar dalam memperbaiki jatuh tegangan pada Penyulang Palas. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi kondisi awal dan perbaikan menggunakan uprating penghantar pada perangkat lunak ETAP, sedangkan analisis AVR dilakukan melalui perhitungan berdasarkan kemampuan regulasi tegangan AVR. Perbandingan dilakukan berdasarkan parameter tegangan ujung penyulang, persentase jatuh tegangan, serta pengaruh terhadap rugi-rugi daya jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan AVR pada jarak sekitar 61,9192 km dari Gardu Induk Koba mampu meningkatkan tegangan ujung penyulang dari 0,8665 pu menjadi 0,9515 pu sehingga tegangan berada dalam batas yang diizinkan. Sementara itu, metode uprating penghantar mampu memperbaiki profil tegangan melalui penurunan impedansi saluran serta memberikan tambahan keuntungan berupa penurunan rugi-rugi daya jaringan. Berdasarkan hasil perbandingan, AVR lebih efektif sebagai solusi operasional jangka pendek karena dapat memperbaiki tegangan tanpa perubahan fisik jaringan yang signifikan, sedangkan uprating penghantar lebih efektif sebagai solusi jangka panjang karena mampu meningkatkan kualitas tegangan sekaligus mengurangi rugi-rugi daya pada sistem distribusi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jatuh tegangan, penyulang palas, automatic voltage regulator (AVR), uprating penghantar, ETAP, sistem distribusi 20 kV. |
| Subjects: | T Teknologi > TK Teknik Elektro. Elektronika. Teknik Nuklir |
| Divisions: | FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK > TEKNIK ELEKTRO > SKRIPSI |
| Depositing User: | Merty Merty |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 09:08 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 09:08 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
