Syarat restorative justice dalam peraturan kepolisian nomor 8 tahun 2021 dan peraturan jaksa agung nomor 15 tahun 2020 terhadap penyelesaian tindak pidana umum

Lilian Qomariah Izati, (NIM. 4011911013) (2026) Syarat restorative justice dalam peraturan kepolisian nomor 8 tahun 2021 dan peraturan jaksa agung nomor 15 tahun 2020 terhadap penyelesaian tindak pidana umum. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (583kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)

Abstract

Penyelesaian tindak pidana adalah mekanisme hukum untuk menyelesaikan perkara pidana, baik melalui peradilan formal (penyidikan, penuntutan, sidang) maupun pendekatan keadilan restoratif (restorative justice). Penelitian ini dilakukan pada dua instansi yaitu di Kepolisian dan Kejaksaan. Dari dua Instansi tersebut akan ada persamaan dan perbedaan dalam menangani perkara pidana. Dengan begitu penulis akan membahas mengenai syarat metode restorative justice di Kepolisian dan Kejaksaan. Tujuan dari penghentian penyelesaian tindak pidana di Kepolisian dan Kejaksaan dengan menggunakan metode restorative justice adalah agar terciptanya keadilan bagi korban, pelaku, keluarga dan pihak lainnya sehingga mampu memulihkan keadaan seperti semula. Metode yang digunakan di lingkungan Kepolisian yaitu pendekatan mediasi penal yang dilakukan oleh penyidik sedangkan di Kejaksaan menggunakan metode atau pendekatan restorative prosecution yang dilakukan oleh jaksa penuntut umum. Dalam hal ini menjelaskan bahwa metode restorative justice merupakan pendekatan penyelesaian perkara pidana yang fokus pada dialog dan mediasi untuk memulihkan hubungan antara korban, pelaku, dan masyarakat. Dari hasil penelitian ini penulis berharap penelitian ini bisa menjadi acuan untuk pembaca memahami bagian-bagian dari proses dalam metode restorative justice.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian tindak pidana; Peraturan kepolisian; Peraturan jaksa agung; Keadilan restoratif
Subjects: K Hukum > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:08
Last Modified: 29 Oct 2026 01:08
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14265

Actions (login required)

View Item View Item