Struktur komunitas ikan di kawasan rehabilitasi mangrove Pantai Takari Kabupaten Bangka

Tri Wijaksono, (NIM. 2022111015) (2026) Struktur komunitas ikan di kawasan rehabilitasi mangrove Pantai Takari Kabupaten Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (765kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (834kB)

Abstract

Hutan mangrove berperan penting sebagai habitat, daerah asuhan (nursery ground), dan sumber pakan bagi biota perairan. Sejak tahun 2019, program rehabilitasi mangrove dilaksanakan di Pantai Takari (Tanjung Karang Lestari), Desa Rebo, Kabupaten Bangka, namun data pemulihan komunitas ikan di kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies ikan, menganalisis kelimpahan relatif, serta menentukan indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C) komunitas ikan. Sampling dilakukan pada empat stasiun berdasarkan umur tanam mangrove (2025, 2024, 2023, dan 2019) menggunakan metode purposive sampling, dengan alat tangkap bubu ketam, bubu payung, jaring serok, dan pancing ulur; identifikasi spesies dilakukan secara morfologis. Ditemukan 125 individu ikan dari 7 spesies dan 7 famili: Mugil cephalus, Mugilogobius sp., Terapon jarbua, Epinephelus coioides, Scatophagus argus, Ambassis interrupta, dan Plotosus lineatus. Hasil tangkapan meningkat seiring bertambahnya umur tanam mangrove, dari 16 individu (2 spesies) di Stasiun I (≤ 1 tahun) hingga 43 individu (6 spesies) di Stasiun IV (± 6 tahun). Ambassis interrupta memiliki kelimpahan relatif tertinggi (65,6%), diikuti Terapon jarbua (16,8%) dan Mugilogobius sp. (12,0%). Nilai H’ berkisar 0,483–1,118 (rendah–sedang), E berkisar 0,62–0,77 (sedang–tinggi), dan C berkisar 0,44–0,70 (rendah–sedang), dengan kondisi komunitas terbaik pada stasiun mangrove tertua. Temuan ini menunjukkan bahwa pematangan ekosistem mangrove berkontribusi positif terhadap pemulihan struktur komunitas ikan dan dapat menjadi indikator biologis keberhasilan rehabilitasi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Dominansi; Kelimpahan relatif; Keanekaragaman; Rehabilitasi Mangrove; Struktur Komunitas Ikan
Subjects: S Pertanian > SH Akuakultur. Perikanan. Memancing
Divisions: FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN > MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 23 Oct 2026 06:38
Last Modified: 23 Oct 2026 06:38
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14247

Actions (login required)

View Item View Item