Perlindungan hukum negara atas pelanggaran yurisdiksi penggunaan balon mata-Mata China di Amerika

Afriyansah, (NIM. 4011911086) (2026) Perlindungan hukum negara atas pelanggaran yurisdiksi penggunaan balon mata-Mata China di Amerika. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (823kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (509kB)

Abstract

Kemajuan teknologi dan aktivitas manusia yang tinggi di bidang penerbangan dapat mengakibatkan pelanggaran kedaulatan udara suatu negara. Salah satunya adalah penerbangan balon udara panas China tanpa izin yang sah di wilayah udara Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menjelaskan, dan menetapkan tindakan penegakan kedaulatan wilayah udara Amerika Serikat terhadap balon udara panas China berdasarkan Konvensi Chicago 1944 tentang Penerbangan Sipil Internasional. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif di mana data dijelaskan secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa China telah melanggar kedaulatan wilayah udara Amerika Serikat dengan menerbangkan balon udara panasnya tanpa izin di ruang udara Amerika Serikat. Balon udara panas China termasuk dalam kategori pesawat negara yang digunakan untuk memata-matai Amerika Serikat, sehingga disebut pesawat mata-mata. Penembakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat perlu untuk menegakkan kedaulatannya dan menjaga keamanan wilayah udaranya. Penembakan balon udara panas China telah meningkatkan ketegangan diplomatik antara kedua negara. Oleh karena itu, masalah ini harus diatasi melalui Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) agar kedua negara dapat memperoleh hak dan sanksi yang tegas atas pelanggaran yang telah dilakukan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: China; Balon udara; Pesawat mata-mata; Kedaulatan
Subjects: K Hukum > K Law (General)
K Hukum > KZ Law of Nations
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > HUKUM INTERNASIONAL > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 28 Oct 2026 04:58
Last Modified: 28 Oct 2026 04:58
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14244

Actions (login required)

View Item View Item