Vebriansyah Pratama Putra, (NIM. 5012211070) (2026) Penetrasi agama dan kebertahanan agama adat orang Mapor Bangka. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (953kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (382kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (484kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (480kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Agama adat orang Mapor menghadapi tantangan dan ancaman akibat penetrasi agama Kristen dan Islam yang membawa sistem kepercayaan, nilai, dan praktik religius yang berbeda. Penetrasi kedua agama besar telah menciptakan perubahan sosial dan religius dalam kehidupan masyarakat adat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi respons masyarakat adat terhadap penetrasi agama Kristen dan Islam, serta menganalisis bentuk penerapan strategi dalam mempertahankan agama adat akibat penetrasi agama Kristen dan Islam. Penelitian ini menggunakan teori Tradisi Besar dan Tradisi Kecil dari Robert Redfield sebagai pisau analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa penetrasi agama Kristen dan Islam telah menciptakan respons yang berbeda dan strategi mempertahankan agama adat di kalangan masyarakat adat. Respons masyarakat adat terhadap penetrasi agama Kristen ditunjukkan melalui bentuk penerimaan secara terbuka dan adaptasi melalui bantuan sosial, kesamaan budaya, dan intervensi pendidikan yang mendorong akselerasi menuju masyarakat inklusif. Sedangkan respons terhadap penetrasi agama Islam dilakukan dengan penolakan, adaptasi dan negosiasi budaya melalui kesepakatan bahwa penganut agama besar diperbolehkan untuk mendirikan tempat ibadah, namun harus berada di luar wilayah adat yang dianggap sakral oleh Orang Mapor. Di tengah kuatnya penetrasi agama-agama besar, agama adat bertahan melalui berbagai strategi yang meliputi pewarisan ajaran ketuhanan Mapur Dangkel melalui keluarga, pembentukan lembaga penghayat kepercayaan, dan pelestarian ritus-ritus orang Mapor. Temuan unik di lapangan menunjukkan bahwa ketahanan agama adat juga ditopang oleh hubungan sinergis antara kelembagaan penghayat kepercayaan, hutan adat sebagai ruang sakral warisan leluhur, dan ritus nujuh jerami sebagai media untuk mentransmisikan nilai-nilai agama adat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penetrasi agama; Kebertahanan agama adat; Orang Mapor |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum) H Ilmu Sosial > HM Sosiologi H Ilmu Sosial > HN Sejarah dan Kondisi Sosial. Masalah Sosial. Reformasi Sosial H Ilmu Sosial > HT Communities. Classes. Races |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 02:25 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 02:25 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
