Kedudukan korban penyalahguna narkotika dalam putusan ontslag (studi putusan nomor 1972K/PID.SUS/2014)

Yosev Alexander Putra Surbakti, (NIM. 4012011076) (2026) Kedudukan korban penyalahguna narkotika dalam putusan ontslag (studi putusan nomor 1972K/PID.SUS/2014). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan rehabilitasi dalam pertimbangan hakim yang menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum (Onslag Van Alle Rechtsvervolging) terhadap pelaku tindak pidana narkotika dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1972 K/Pid.Sus/2014. Permasalahan penelitian meliputi penerapan rehabilitasi dalam putusan tersebut, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas, serta kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama Putusan lepas didasarkan pada fakta bahwa terdakwa merupakan pecandu narkotika yang telah melakukan wajib lapor melalui permohonan rehabilitasi sebelum penangkapan, namun permohonan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum sehingga terdakwa kehilangan hak untuk memperoleh rehabilitasi dan mengalami kriminalisasi. Kedua Mahkamah Agung menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti dilakukan, namun perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana sehingga terdakwa dilepaskan dari segala tuntutan hukum. Putusan tersebut telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menempatkan pecandu dan penyalahguna narkotika sebagai korban yang berhak memperoleh rehabilitasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan rehabilitasi pada tingkat kasasi telah sesuai dengan Pasal 54 dan Pasal 55 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pertimbangan hakim telah memenuhi aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis yang mencerminkan kebijakan hukum pidana berorientasi pada perlindungan dan pemulihan penyalahguna narkotika.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan hakim; Rehabilitasi penyalahguna narkotika; Putusan lepas dari segala tuntutan
Subjects: K Hukum > K Law (General)
K Hukum > KZ Law of Nations
Divisions: FAKULTAS HUKUM > HUKUM > PIDANA > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:08
Last Modified: 29 Oct 2026 01:08
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14176

Actions (login required)

View Item View Item