Eki Ferari, (NIM. 4012011093) (2026) Akibat hukum wanprestasi perjanjian perjalanan haji furoda dalam perspektif undang-undang nomor 14 tahun 2025 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah (studi putusan nomor 14/PDT/2020/PT MKS). Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (899kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (806kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji akibat hukum wanprestasi dalam perjanjian perjalanan haji furoda ditinjau dari perspektif Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, dengan studi kasus Putusan Nomor 14/Pdt/2020/PT Mks. Haji furoda sebagai jalur keberangkatan haji non-kuota negara memiliki karakteristik khusus karena menggunakan visa mujamalah dan melibatkan biaya yang tinggi, sehingga menempatkan jamaah pada posisi rentan terhadap praktik wanprestasi oleh penyelenggara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim pada putusan terkait wanprestasi serta menelaah akibat hukum yang timbul berdasarkan ketentuan hukum perdata dan regulasi sektoral yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, termasuk peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Analisis difokuskan pada penerapan konsep wanprestasi, pertanggungjawaban hukum penyelenggara, dan perlindungan hukum bagi jamaah sebagai konsumen jasa keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dalam kasus yang dikaji berupa tidak dipenuhinya kewajiban utama penyelenggara untuk memberangkatkan jamaah sesuai perjanjian, yang seharusnya dikualifikasikan sebagai wanprestasi, bukan perbuatan melawan hukum. Akibat hukum yang timbul tidak hanya mencakup tanggung jawab perdata berupa ganti rugi materiil dan immateriil, tetapi juga berpotensi menimbulkan sanksi administratif berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman akademik mengenai penerapan wanprestasi dalam perjanjian haji furoda serta memberikan rekomendasi normatif untuk peningkatan perlindungan hukum bagi jamaah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi; haji furoda; perjanjian perjalanan haji; perlindungan jamaah; Undang-Undang nomor 14 tahun 2025 |
| Subjects: | K Hukum > K Law (General) K Hukum > KZ Law of Nations |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > HUKUM > KEPERDATAAN > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 01:08 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 01:08 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14175 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
