Eksistensi dukun kampong belitung di era modern: analisis kuasa-pengetahuan Michel Foucault

Tania Januarti, (NIM. 5012211066) (2026) Eksistensi dukun kampong belitung di era modern: analisis kuasa-pengetahuan Michel Foucault. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (505kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bertahannya peran dukun kampong Belitung di era modern, khususnya dalam praktik pengobatan tradisional di Kecamatan Membalong, Belitung. Di tengah perkembangan modernisasi yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi medis, dan pola pikir rasional, keberadaan dukun kampong masih tetap bertahan dan dipercaya oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Mendeskripsikan eksistensi dukun kampong dalam praktik pengobatan tradisional ditinjau dari perspektif foucault, 2). Mengidentifikasi cara bertahan dukun kampong di tengah gerusan modernisasi. Penelitian ini menggunakan teori Kuasa-Pengetahuan oleh Michel Foucault sebagai pisau analisis penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari dukun kampong, masyarakat Kecamatan Membalong, tokoh adat, serta pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data etnografi model spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Foucault kekuasaan dan pengetahuan merupakan dua unsur yang saling berkaitan dalam membentuk apa yang dianggap sebagai kebenaran di dalam masyarakat. Dalam penelitian ini dukun kampong memperoleh kekuasaannya karena mereka memiliki pengetahuan lokal tentang pengobatan tradisional yang tidak dimiliki oleh sembarang orang. Kekuasaan mereka bukan semata untuk memerintah melainkan kemampuan untuk membentuk cara pandang, keyakinan, dan tindakan masyarakat dalam memahami pengobatan tradisional. Pengetahuan lokal yang dimiliki dukun kampong terus diproduksi masyarakat melalui pengalaman, budaya, dan wacana dalam kehidupan sosial, sehingga hal tersebut menjadikan dukun kampong tetap eksis sebagai bagian dari sistem pengobatan tradisional dan identitas budaya masyarakat Membalong di tengah arus modernisasi. Selain itu, adanya proses regenerasi, pengakuan masyarakat, serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal juga membentuk keberlangsungan peran dukun kampong dalam masyarakat Membalong yang hidup di era modern.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi; Dukun kampong; Pengobatan tradisional; Era modern; Kuasa-pengetahuan
Subjects: H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum)
H Ilmu Sosial > HM Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:08
Last Modified: 29 Oct 2026 01:08
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14174

Actions (login required)

View Item View Item