Berlian Birly Aeywaldy, (NIM. 5012211030) (2026) Performativitas gender dalam perspektif Judith Butler pada tarian campak kembang ketakong Belitung. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Restricted to Registered users only Download (721kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (891kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (320kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini menelaah performativitas gender pada penari laki-laki dalam Tarian Campak Kembang Ketakong Belitung dengan menggunakan perspektif teori Judith Butler. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penari laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan memaknai identitas gender mereka serta bagaimana identitas tersebut dibentuk dan ditampilkan di ruang publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Lokasi penelitian berada di Sanggar Campak Kembang Ketakong, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive dan incidental sampling, dengan fokus pada penari laki-laki yang aktif tampil dalam pertunjukan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan fenomenologi Moustakas yang meliputi bracketing/epoche, horizonalization, cluster of meaning, textural description, structural description, dan synthesis of meaning and essence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penari laki-laki memaknai performa feminin sebagai bagian dari tuntutan seni pertunjukan, strategi hiburan, sekaligus ruang ekspresi diri yang dinegosiasikan dalam konteks budaya lokal Belitung. Identitas gender yang ditampilkan di atas panggung dibentuk melalui pengulangan tindakan performatif berupa penggunaan kostum perempuan, tata rias feminin, gerakan tubuh gemulai, serta ekspresi dramatis yang memperoleh legitimasi sosial dalam konteks pertunjukan budaya. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa Tarian Campak Kembang Ketakong menjadi ruang negosiasi identitas gender yang menunjukkan fleksibilitas antara maskulinitas dan feminitas dalam budaya Melayu Belitung. Dengan demikian, seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga sebagai ruang sosial yang memungkinkan pembentukan dan pemaknaan ulang identitas gender dalam masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Performativitas gender; Judith Butler; Tari campak kembang ketakong; Identitas gender; Seni pertunjukan tradisional |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum) H Ilmu Sosial > HM Sosiologi |
| Divisions: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI |
| Depositing User: | Darma - |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 00:55 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 00:55 |
| URI: | https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
