Analisis fungsi program sekolah lansia hebat (SELABAT) Mentari dalam pemberdayaan lansia Di Kelurahan Ketapang Kota Pangkal Pinang

Maria Christine Septiana Gultom, (NIM. 5012111067) (2026) Analisis fungsi program sekolah lansia hebat (SELABAT) Mentari dalam pemberdayaan lansia Di Kelurahan Ketapang Kota Pangkal Pinang. Other thesis, Universitas Bangka Belitung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (736kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Program Sekolah Lansia Hebat (SELABAT) Mentari merupakan bentuk pendidikan nonformal berbasis komunitas yang dikembangkan sebagai upaya pemberdayaan lansia. Program ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia yang diiringi berbagai permasalahan sosial, seperti penurunan kondisi kesehatan, keterbatasan aktivitas, dan meningkatnya risiko kesepian. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, program ini diharapkan mampu mendorong lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan berdaya dalam kehidupan sosialnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi Program SELABAT Mentari dalam pemberdayaan lansia di Kelurahan Ketapang, Kota Pangkal Pinang. Penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional Robert K. Merton sebagai pisau analisis dengan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan subjek penelitian meliputi lansia peserta program, pengelola SELABAT Mentari, dan pihak Kelurahan Ketapang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mencakup pengorganisasian data, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SELABAT Mentari memiliki fungsi manifest berupa peningkatan kesehatan, keaktifan, dan kemandirian lansia melalui kegiatan yang terprogram. Program ini juga menghasilkan fungsi laten berupa terbentuknya solidaritas sosial antar lansia, berkurangnya rasa kesepian, meningkatnya rasa percaya diri dan martabat, serta munculnya peran sosial baru. Di sisi lain, program menghadapi disfungsi berupa keterbatasan kuota peserta dan keterbatasan pendanaan akibat efisiensi anggaran. Kondisi tersebut mendorong munculnya strategi adaptif seperti inisiatif swadaya masyarakat dan program Jemput Lansia Tangguh (JELANTAH). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program SELABAT Mentari tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan nonformal, tetapi juga berperan sebagai ruang sosial yang dinamis dalam proses pemberdayaan lansia di tingkat komunitas

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan; Sekolah lansia; SELABAT Mentari
Subjects: H Ilmu Sosial > H Ilmu Sosial (Umum)
H Ilmu Sosial > HM Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK > SOSIOLOGI > SKRIPSI
Depositing User: Darma -
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:08
Last Modified: 29 Oct 2026 01:08
URI: https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/14120

Actions (login required)

View Item View Item